Seleksi Sepuluh Hibrida Tomat (Solanum lycopersicum L.) Berdasarkan Intensitas Gejala Serangan Penyakit dan Bobot Buah per Tanaman
Yuli Dwi Nur Cahyani, Prof. Dr. Rudi Hari Murti, S.P., M.P.; Widhi Dyah Sawitri, S.Si., M.Agr., Ph.D.
2026 | Skripsi | AGRONOMI
Begomovirus merupakan penyebab penyakit kuning dan keriting daun, salah
satu penyakit penting pada tanaman tomat yang dapat menyebabkan penurunan
pertumbuhan hingga produktivitas. Penggunaan varietas hibrida yang tahan virus
dan berdaya hasil tinggi menjadi salah satu upaya agar tanaman tetap sehat dan
berproduksi tinggi. Penelitian ini bertujuan memperoleh hibrida tomat
dengan intensitas gejala begomovirus rendah dan bobot buah per tanaman tinggi.
Penelitian dilakukan di Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa
Tengah dan Laboratorium Manajemen dan Produksi Tanaman, Sub Laboratorium Ilmu
Tanaman dan Ekologi Tanaman Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian,
Universitas Gadjah Mada, Daerah Istimewa Yogyakarta selama empat bulan yaitu
Juli hingga November 2025. Variabel yang diamati antara lain lebar bukaan
stomata, kerapatan stomata, kerapatan trikoma, intensitas gejala serangan
begomovirus, intensitas gejala serangan alternaria, intensitas gejala serangan
fusarium, tinggi tanaman, berat kering vegetatif, dan bobot buah per tanaman.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan tiga blok sebagai
ulangan. Perlakuan berupa genotipe yang terdiri atas sepuluh hibrida, delapan
galur tetua, dan satu varietas pembanding. Data dianalisis menggunakan analisis
varian (ANOVA), uji lanjut DMRT dan LSD Dunnett pada taraf ? = 5%, analisis
regresi berganda, heatmap korelasi, dan analisis komponen utama atau Principal
Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa H2 (1-E-5 x
2-M-5), H3 (1-E-5 x 1-N-3), H5 (1-E-5 x 1-B-1.4.5), dan H10 (1-B-1.4.5 x 1-E-5)
merupakan hibrida terpilih berdasarkan intensitas gejala serangan begomovirus
yang relatif serta bobot buah per tanaman yang tinggi dan setara terhadap
Servo, sehingga berpotensi dikembangkan menjadi varietas tomat tahan penyakit
dan berdaya hasil tinggi.
Begomoviruses are the causal
agents of tomato yellow leaf curl disease, one of the most important diseases
affecting tomato that can reduce plant growth and productivity. The use of
hybrid varieties that combine virus resistance with high yield is one of the
most effective approaches to maintaining plant health and maximizing
productivity. This study aimed to identify tomato hybrids with low begomovirus
symptom severity and high fruit weight per plant. The research was conducted in
Batur Village, Getasan District, Semarang Regency, Central Java, Indonesia, and
at the Laboratory of Plant Management and Production, Plant Science and Plant
Ecology Sub-Laboratory, Department of Agronomy, Faculty of Agriculture,
Universitas Gadjah Mada, Special Region of Yogyakarta, over a four-month period
from July to November 2025. The observed variables included stomatal aperture
width, stomatal density, trichome density, begomovirus symptom severity,
alternaria disease severity, fusarium disease severity, plant height,
vegetative dry weight, and fruit weight per plant. The experiment was arranged
in a Randomized Complete Block Design with three blocks as replicates. The treatments
consisted of ten hybrid genotypes, eight parental inbred lines, and one
commercial check variety. Data were analyzed using analysis of variance
(ANOVA), Duncan's Multiple Range Test (DMRT), Dunnett's Least Significant
Difference (LSD) test at the 5% significance level (? = 0.05), multiple
regression analysis, correlation heatmap analysis, and Principal Component
Analysis(PCA). The results showed that H2 (1-E-5 x 2-M-5), H3 (1-E-5 x 1-N-3),
H5 (1-E-5 x 1-B-1.4.5), and H10 (1-B-1.4.5 x 1-E-5) were the selected hybrids
based on their relatively low begomovirus disease symptom intensity and high
fruit weight per plant, comparable to that Servo, indicating their potential
for further development as disease-resistant and high-yielding tomato
varieties.
Kata Kunci : begomovirus, bobot buah per tanaman, hibrida, seleksi, tomat.