Ketidakpuasan tugas dan budaya organisasi sebagai variabel pemoderasi terhadap hubungan penggunaan informasi akuntansi dengan kinerja manajerial
NURNALURI, Sitti, Dr. Gudono, MBA
2005 | Tesis | S2 AkuntansiHubungan antara penggunaan informasi akuntansi dan kinerja manajerial merupakan topik yang menarik bagi peneliti. Dari penelitian-penelitian sebelumnya diketahui bahwa penggunaan informasi akuntansi memiliki pengaruh terhadap kinerja manajerial. Tetapi, penelitian-penelitian sebelumnya tentang hubungan antara penggunaan informasi akuntansi menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Untuk merekonsiliasi ketidakkonsistenan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kontinjensi, dengan memasukkan variabel lain yang dapat mempengaruhi hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ketidakpastian tugas dan tipe-tipe budaya organisasi terhadap hubungan penggunaan informasi akuntansi dan kinerja manajerial. Purposive sampling digunakan untuk menentukan sampel. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang dikirimkan kepada 175 manajer fungsional industri jasa hotel di Propinsi daerah Istimewa Yogyakarta. Hanya 94 jawaban dapat dianalisis dengan menggunakan moderated regression analysis (MRA). Hasil analisis menunjukkan bahwa koefisien interaksi penggunaan informasi akuntansi dan ketidakpastian tugas terhadap kinerja manajerial adalah tidak signifikan..Koefisien interaksi penggunaan informasi akuntansi dan tipe budaya birokrasi terhadap kinerja manajerial juga tidak signifikan. Sedangkan, koefisien interaksi penggunaan informasi dan tipe budaya inovatif akuntansi terhadap kinerja manajerial adalah signifikan. Koefisien interaksi penggunaan informasi akuntansi dan tipe budaya suportif terhadap kinerja manajerial juga signifikan.
The relation between the use of accounting information and managerial performance is an interesting topic for researcher. From the previous research is known that the use of accounting information will have an impact on managerial performance. But, the previous research about the relation between them, show inconsistent results. To reconsile the inconsistency, this study uses contingency approach. This study purposes to examines the influence of task uncertainty and organizational culture types to the relation between the use of accounting information and managerial performance. Purposive sampling is used to determine the sample. Data is collected using questionnaires sent to one hundred seventy five functional managers of hotels service industry at Daerah Istimewa Yogyakarta Province. Only ninety four responses can be analysed using moderated regression analysis (MRA). The results of the analysis show that interaction cofficient of the use of accounting information and task uncertainty to managerial performance is not significant. Interaction cofficient of the use of accounting information and beureucratic culture type to managerial performance is not significant too. Conversely, interaction cofficient of the use of accounting information and inovative culture type to managerial performance is significant. Interaction cofficient of the use of accounting information and supportive culture type to managerial performance is significant too.
Kata Kunci : Kinerja Manajerial, Informasi Akuntansi, Ketidakpastian Tugas, Budaya Birokrasi, Budaya Inovatif, Budaya Suportif, Mangerial Performance, Accounting Information, Task Uncertainty, Beureucratic Culture, Inovative Culture, Supportive Culture