Karakteristik pasca elastik dinding bata merah dengan tulangan horizontal akibat beban bolak-balik
RAHARJO, Ery Purnomo, Ir. Iman Satyarno, M.E.,Ph.D
2005 | Tesis | S2 Teknik SipilGempa bumi adalah merupakan salah satu fenomena alam yang tidak dapat diprediksi waktu dan efek yang ditimbulkannya. Kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi selain dapat mengakibatkan kerugian materiil juga dapat mengakibatkan korban jiwa. Untuk menghindari atau meminimalisasi hal tersebut maka perlu dilakukan penelitian terhadap dinding bata merah sebagai infill yang banyak digunakan oleh masyarakat dengan parameter pengamatan meliputi hubungan beban-simpangan, pola retak, drift ratio, stiffness, maximum shear strength, shear modulus, damping dan daktilitas serta pengaruh penambahan tulangan horizontal. Dalam penelitian ini digunakan tiga buah model struktur dengan ukuran dinding 3000x3000x100 mm yang meliputi open frame (OF), infilled frame bata merah (IFNHB) dan infilled frame bata merah dengan penambahan tulangan horizontal φ6-200 (IFWHB). Metode pembebanan dilakukan dengan menggunakan beban bolak-balik untuk memodelkan beban gempa yang mengacu pada standar ASTM E2126-02a. Dari hasil penelitian pada initial condition, penambahan tulangan horizontal φ6-200 pada pasangan dinding bata merah dapat meningkatkan kemampuan struktur dalam menerima beban sebesar 15,641%, meningkatkan simpangan failure sebesar 318,808%, meningkatkan kekakuan elastik equivalent sebesar 11,876%, meningkatkan daktilitas struktur sebesar 225,221%, meningkatkan maximum shear strength sebesar 15,636 %, meningkatkan besarnya energi hysteretic dan energi potensial struktur pada setiap siklus. Kerusakan yang terbentuk lebih banyak merupakan jenis kerusakan geser dan sliding
Available in Fulltext
Kata Kunci : Dinding Bangunan,Tulangan Horizontal,Beban Bolak BalikPasca Elastik