Laporkan Masalah

Pengembangan Aplikasi Virtual Reality untuk Evaluasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang terhadap Rencana Detail Tata Ruang di Kawasan Blok M Jakarta

Banu Prahita Mahitala, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.

2026 | Skripsi | TEKNIK GEODESI

Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) merupakan instrumen penting dalam pengendalian pemanfaatan ruang agar sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Proses evaluasi KKPR masih banyak dilakukan melalui interpretasi data dua dimensi yang kurang efektif merepresentasikan kondisi eksisting secara menyeluruh, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan interpretasi dan menurunkan efisiensi proses evaluasi. Virtual Reality (VR) menawarkan lingkungan 3D yang imersif dan interaktif untuk mendukung proses tersebut. Penelitian ini mengembangkan aplikasi VR single user untuk mengevaluasi KKPR melalui tampilan 3D. Evaluasi difokuskan pada bangunan eksisting dengan membandingkan fungsi bangunan terhadap ketentuan RDTR melalui integrasi data pertanahan dan tata ruang. Penelitian dilakukan pada kawasan Blok M Jakarta sebagai kawasan yang memiliki karakteristik pemanfaatan ruang yang beragam, meliputi fungsi hunian, usaha, dan sosial budaya.

Proses pengembangan aplikasi diawali dengan pembangunan model tiga dimensi, yang terdiri atas model LOD0 untuk objek pola ruang dan bidang tanah serta model LOD2 untuk objek bangunan. Seluruh model kemudian dilengkapi dengan atribut informasi pertanahan dan tata ruang, sementara model bangunan juga memuat informasi fungsi bangunan dan status kesesuaiannya terhadap RDTR sebelum dikonversi ke dalam format CityGML. Selanjutnya, model 3D divisualisasikan menggunakan plugin Cesium for Unreal pada Unreal Engine 5.7 untuk membangun lingkungan virtual berbasis Virtual Reality (VR).

Penelitian ini menghasilkan aplikasi yang dijalankan menggunakan kacamata VR dengan fitur navigasi, pengaturan visibilitas layer, penyajian informasi atribut, dan simulasi evaluasi KKPR. Pengujian usabilitas dilakukan dengan meminta responden menggunakan aplikasi, kemudian memberikan penilaian melalui kuesioner berbasis skala Likert. Hasil pengujian memperoleh skor usabilitas sebesar 4,60 dari 5,00, yang menunjukkan bahwa aplikasi memiliki tingkat kemudahan penggunaan, efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna yang baik sehingga layak digunakan sebagai media pendukung evaluasi kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang.

The Conformity of Spatial Utilization Activities (KKPR) is an essential instrument for controlling spatial utilization to ensure compliance with the Detailed Spatial Plan (RDTR). However, the evaluation of KKPR is still predominantly conducted through the interpretation of two-dimensional data, which is less effective in comprehensively representing existing conditions. This limitation may lead to misinterpretation and reduce the efficiency of the evaluation process. Virtual Reality (VR) offers an immersive and interactive three-dimensional environment that can support spatial evaluation more effectively. This research develops a single-user VR application for evaluating KKPR through a 3D visualization environment. The evaluation focuses on existing buildings by comparing building functions with RDTR regulations through the integration of cadastral and spatial planning data. The study was conducted in the Blok M area of Jakarta, which is characterized by diverse land-use functions, including residential, commercial, and socio-cultural activities. 

The application development process began with the construction of three-dimensional models, consisting of LOD0 models for spatial zoning and land parcel objects and LOD2 models for building objects. All models were enriched with cadastral and spatial planning attributes, while the building models were further supplemented with building function information and their conformity status with the RDTR before being converted into the CityGML format. Subsequently, the 3D models were visualized using the Cesium for Unreal plugin in Unreal Engine 5.7 to create a Virtual Reality (VR) environment.

The research resulted in a VR application operated using a VR headset, featuring navigation, layer visibility control, attribute information display, and KKPR evaluation simulation. A usability test was conducted by asking respondents to use the application and assess it through a Likert-scale questionnaire. The application achieved a usability score of 4.60 out of 5.00, indicating a high level of ease of use, effectiveness, efficiency, and user satisfaction. These results demonstrate that the application is suitable as a supporting tool for evaluating the conformity of spatial utilization activities.

Kata Kunci : Virtual Reality, Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang, RDTR, Unreal Engine

  1. S1-2026-494596-abstract.pdf  
  2. S1-2026-494596-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-494596-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-494596-title.pdf