Laporkan Masalah

Karakterisasi Limbah Kayu Konstruksi dan Sifat Papan Partikelnya

Nella Anggraini Defriyanto, Ir. Muhammad Navis Rofii, S.Hut., M.Sc., Ph.D. IPM.

2026 | Skripsi | KEHUTANAN

Di Indonesia pengolahan limbah kayu konstruksi sangat diperlukan untuk 

mengurangi limbah kayu yang dihasilkan, salah satunya sabagai bahan baku papan 

partikel. Alternatif pengolahan limbah pada penelitian ini yaitu produksi papan 

partikel. Papan partikel merupakan papan yang terbuat dari serpihan kayu atau limbah 

serbuk kayu yang dikempa dengan bantuan bahan perekat. Tujuan dari penelitian ini 

adalah untuk mengetahui karakter limbah kayu konstruksi dan mengetahui interaksi 

jumlah perekat dan jenis bahan dari kayu solid dan kayu lapis terhadap sifat papan 

partikelnya. 

Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap yang 

disusun secara faktorial menggunakan dua faktor yaitu faktor jenis limbah kayu 

konstruksi (kayu solid dan kayu lapis) dan faktor jumlah perekat (10%, 15%, dan 20%). 

Perekat yang digunakan untuk pembuatan papan partikel limbah kayu konstruksi yaitu 

perekat PVAc. Pengempaan papan partikel dilakukan dua kali yaitu kempa dingin 

selama 5 menit dan kempa panas suhu 110°C selama 15 menit dengan target kerapatan 

0,8 g/cm3. Pengujian sifat fisika dan mekanika papan partikel mengacu pada standar 

JIS A 5908.  

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor jumlah perekat memberikan 

pengaruh signifikan terhadap pengembangan tebal, penyerapan air dan keteguhan rekat 

internal papan. Faktor jenis limbah kayu konstruksi memberikan pengaruh signifikan 

terhadap modulus patah dan modulus elastisitas. Sifat papan partikel limbah kayu 

konstruksi dengan nilai terbaik diperoleh pada papan partikel kayu solid jumlah perekat 

15% menghasilkan sifat fisika dan mekanika terbaik yaitu sebagai berikut: kerapatan 

0,63 g/cm3, kadar air 10,54%, pengembangan tebal 80,19%, penyerapan air 211,89%, 

modulus patah 3,09 MPa, modulus elastisitas 0,54 GPa, dan keteguhan rekat internal 

0,20 MPa.

In Indonesia, the processing of construction wood waste is highly necessary to 

reduce the generated wood waste, one alternative being its utilization as a raw material 

for particleboards. The waste processing alternative explored in this study is the 

production of particleboards. Particleboard is a composite panel made from wood chips 

or sawdust waste that is pressed using adhesive materials. The objective of this research 

is to determine the characteristics of construction wood waste and to evaluate the 

interaction effect between the amount of adhesive and the type of material (solid wood 

and plywood) on the properties of the resulting particleboards. 

The research design employed was a Completely Randomized Design (CRD) 

arranged factorially using two factors: the type of construction wood waste (solid wood 

and plywood) and the amount of adhesive (10%, 15%, and 20%). Polyvinyl Acetate 

(PVAc) was used as the adhesive for manufacturing the particleboards. The pressing 

process of the particleboards was conducted in two stages: cold pressing for 5 minutes 

and hot pressing at a temperature of 110°C for 15 minutes, with a target density of 0.8 

g/cm³. The testing of the physical and mechanical properties of the particleboards refers 

to the JIS A 5908 standard. 

The results indicated that the amount of adhesive significantly affected the 

thickness swelling, water absorption, and internal bond strength of the boards. The type 

of construction wood waste significantly affected the modulus of rupture (MOR) and 

modulus of elasticity (MOE). The optimal properties of the particleboards were 

obtained from the solid wood variant with 15?hesive, which yielded the best 

physical and mechanical properties as follows: a density of 0.63 g/cm³, moisture 

content of 10.54%, thickness swelling of 80.19%, water absorption of 211.89%, 

modulus of rupture of 3.09 MPa, modulus of elasticity of 0.54 GPa, and internal bond 

strength of 0.20 MPa..

Kata Kunci : Papan partikel, limbah kayu konstruksi, jumlah perekat, perekat PVAc, suhu kempa

  1. S1-2026-440040-abstract.pdf  
  2. S1-2026-440040-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-440040-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-440040-title.pdf