Kemasan Aktif Berbahan Kardus Berlapis Beeswax/Kitosan dan Minyak Atsiri Kayu Manis untuk Memperpanjang Umur Simpan Cabai Rawit
Cecep Sutiono, Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr.; Dr. Nur Alim Bahmid S.TP., M.Si.
2026 | Tesis | S2 Ilmu dan Teknologi Pangan
Cabai rawit mudah mengalami penurunan mutu selama penyimpanan, salah satunya akibat kehilangan air dan pertumbuhan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi beeswax dan minyak kayu manis terhadap karakteristik film beeswax/kitosan serta mengetahui pengaruh aplikasinya sebagai coating pada kardus terhadap mutu cabai rawit. Film dibuat menggunakan beeswax 30%, 50%, dan 70?ri berat kitosan, dengan dan tanpa penambahan minyak kayu manis 1,5%. Karakterisasi meliputi sifat fisik, water-based properties, sifat termal, morfologi, dan aktivitas antibakteri. Formulasi terpilih kemudian diaplikasikan pada kardus dan digunakan untuk mengemas cabai rawit selama 20 hari penyimpanan pada suhu 4°C dan RH ?90%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi beeswax menurunkan swelling dan WVTR serta meningkatkan WCA. Formulasi C70 memiliki nilai swelling 5,70%, WCA 48,05°, dan WVTR 553,71 g/m².hari. Penambahan minyak kayu manis meningkatkan aktivitas antibakteri terhadap S. aureus dan E. coli. barrie/kitosan dengan minyak kayu manis menghasilkan ketebalan 85,06 ± 3,27 µm dan menurunkan WVTR kardus dari 2740,12 ± 31,98 menjadi 667,96 ± 46,25 g/m².hari. Selama penyimpanan, perlakuan KC menghasilkan TPC hari ke-20 sebesar 5,04 log CFU/g dibandingkan 7,37 log CFU/g pada kontrol. Perlakuan KC juga menghasilkan kerusakan buah terendah sebesar 2,48%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa coating beeswax/kitosan dengan minyak kayu manis dapat digunakan untuk memperbaiki sifat barrier kardus dan membantu mempertahankan mutu cabai rawit selama penyimpanan.
Chili peppers deteriorate in quality during storage, partly due to water loss and microbial growth. This study aims to determine how variations in beeswax and cinnamon essential oil affect the characteristics of beeswax/chitosan films and to assess the effect of applying these films as a coating on cardboard on the quality of bird’s eye chili peppers. Films were prepared with 30%, 50%, and 70?eswax by weight of chitosan, with or without 1.5% cinnamon essential oil. Characterization included physical, water-based, and thermal properties, morphology, and antibacterial activity. The selected formulations were then applied to cardboard and used to package bird’s eye chili peppers for 20 days at 4°C and RH ?90%. The results showed that increasing the beeswax concentration reduced swelling and WVTR while increasing WCA. The C70 formulation had a swelling value of 5.70%, a WCA of 48.05°, and a WVTR of 553.71 g/m²·day. Adding cinnamon oil enhanced antibacterial activity against S. aureus and E. coli. Coating the beeswax/chitosan with cinnamon oil resulted in a thickness of 85.06 ± 3.27 µm and reduced the cardboard’s WVTR from 2740.12 ± 31.98 to 667.96 ± 46.25 g/m²·day. During storage, the KC treatment resulted in a TPC of 5.04 log CFU/g on day 20, compared with 7.37 log CFU/g in the control. The KC treatment also produced the lowest fruit damage (2.48%). These results indicate that a beeswax/chitosan coating with cinnamon oil can improve cardboard barrier properties and help maintain cayenne pepper quality during storage.
Kata Kunci : beeswax, kitosan, minyak kayu manis, coating, kardus, cabai rawit