Laporkan Masalah

Masalah hukum yang berkaitan eksekusi jaminan fiduais dalam teori dan praktek

REFIZAL, Prof. Emmy Pangaribuan S., SH

2005 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan yang timbul yaitu apakah ketentuan eksekusi jaminan fidusia sebagaimana diatur dalam Undang Undang Nomor 42 Tahun 1999 (UUJF) dapat diterapkan dengan tepat dan adakah kendala-kendala yang dihadapi dalam eksekusi jaminan fidusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum normatif yang mencakup penelitian terhadap asas-asas hukum dan perbandingan hukum, norma atau kaedah hukum yang berhubungan dengan ekseksui jaminan fidusia. Penelitian ini juga dapat bersifat deskriptif karena mendeskripsikan masalah-masalah hukum atau kendala-kendala dalam eksekusi jaminan fidusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan eksekusi jaminan fidusia belum dapat diterapkan dengan tepat karena masih terdapat kendala-kendala yang dihadapi. Kendala yang umum terjadi antara lain ketika eksekusi hendak dijalankan ternyata nilai obyek jaminan fidusia sudah merosot bahkan obyek jaminan fidusia tersebut sudah tidak ada. Sanksi pidana yang diatur dalam UUJF tidak serta merta dapat diterapkan karena harus berpedoman pada KUHAP. Birokrasi di Pengadilan dan Kantor Lelang memakan waktu cukup lama dan biaya tinggi.

This research aims to answer occurring problem that is whether the terms about execution of fiducia security as managed in Law No. 42 of 1999 (UUJF), can be applied correctly and whether there are obstacles in the execution of fiducia security. The method used in this research is the normative legal research method covering investigation of legal principles and comparison of laws, norms or law norms related to the execution of fiducia security. This research can also be descriptive because by it describes legal issues or obstacles in the execution of fiducia security. The research results show that the execution of fiducia security cannot yet be applied correctly due to obstacles found. The common obstacle is among else that when execution is about to be conducted, the value of the object of the fiducia security has declined, or even does not exist any longer. The criminal sanction managed in the UUJF cannot be immediately applied because it must refer to the Criminal Law Procedures (KUHAP). The bureaucracy at Court and the Auction Office requires a tremendous amount of time and cost.

Kata Kunci : Hukum Bisnis,UU No42 Th1999,Eksekusi Jaminian Fidusia, Fiducia Security and Law No. 42 of 1999


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.