Pemanfaatan citra landsat tm untuk menyusun basis data daerah rawan banjir Studi kasus sebagian kabupaten Cilacap, Jawa Tengah
Arief Ika Uktoro, Djati Mardiatno, S.Si., M.Si.
2004 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SVDaerah penelitian yang terletak di bagian uiung barat kabupaten Chiz mempunyai kerawanan yang tinggi terhadap bencana banjir. Ada beberapa hal yang mempengaruhi terhadap kerentanan banjir di daerah penelitian. Pertama adalah ketinggian tempat yang rendah dibanding dengan daerah-daerah disekitarnya, sehingga daerah ini menyerupai sebuah cekungan dan sebagai tempat berkumpulnya air jika musim hujan terjadi. Faktor lain yang mempengaruhi adalah curah hujan, bentuklahan, penggunaan lahan, kemiringan lereng, dan kelembaban tanah. Faktor inilah yang digunakan untuk menyusun basis data kerawanan banjir, yang kemudian digunakan untuk membuat peta kerentanan banjir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mentumpangsusunkan parameter banjir yaitu bentuklahan, penggunaan lahan, kemiringan lereng, dan kelembaban tanah dan setiap parameter mempunyai bobot terhadap kerentanan banjir tertentu, sehingga menghasilkan basis data kerentanan banjir. Dari basis data ini digunakan untuk estimasi kerentanan banjir, yang kemudian menghasilkan peta kerentanan banjir daerah Sebagian kabupaten Cilacap Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah area yang mempunyai kerawanan yang tinggi terhadap banjir 371,68334876 Ha (21% dari daerah penelitian). Tingkat kerawanan sedang mempunyai jumlah area 943,13398943 Ha (54% dari jumlah luas total), Tingkat kerentanan rendah adalah 213,99866154 Ha atau 12% dari luas daerah penelitian
-
Kata Kunci : Citra landsat TM, Basis data, rawan banjir