Laporkan Masalah

Deinstitusionalisasi dan Isomorfisme Institutional dalam Sistem Pengasuhan Alternatif: Studi tentang Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Berbasis Negara, Masyarakat, dan Agama di Indonesia

Tata Sudrajat, Prof. Dr-Phil. Janianton Damanik, MSi; Nurhadi, S.Sos., M.Si., Ph.D.

2026 | Disertasi | DOKTOR PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN

Studi kualitatif ini mendalami enam Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang pertama kali menerapkan Standar Nasional Pengasuhan Anak SNPA pada tahun 2012—2017 di Jawa Barat dan Yogyakarta. Penelitian ini merekonstruksi pemaknaan, pengalaman, dan sudut pandang pengurus LKSA terhadap penerapan SNPA sebagai alat deinstitusionalisasi menuju pengasuhan anak berbasis keluarga. Studi ini menemukan ragam bentuk dan fungsi panti asuhan yang memunculkan pola statis dan konvergensi. Pola statis tidak mengikuti SNPA, sedangkan konvergensi hanya mengikuti standar yang sesuai dengan fungsi panti asuhan. Sementara itu, well-being anak juga belum berubah nyata sejak adanya SNPA. Kekerasan pada anak masih terjadi di panti asuhan. Secara nasional, capaian akreditasi panti asuhan pada 2020 - 2024 sangat rendah karena hanya 8% LKSA berkategori sangat baik. Analisis ini mendekonstruksi teori isomorfisme institutional dengan pendekatan coercive (paksaan) dalam penerapan SNPA. Deinstitusionalisasi perlu mempertimbangkan keragaman panti asuhan, sejarah, pelibatan para aktor LKSA, dan mengkombinasikan pendekatan coercive dengan normative dan mimetic. 

This qualitative study examines six childcare institutions (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak/LKSA) that were among the first to implement the National Standard of Care for Childcare Institutions (SNPA) between 2012 and 2017 in West Java and Yogyakarta. The study reconstructs LKSA administrators’ meanings, experiences, and perspectives regarding SNPA implementation as an instrument of deinstitutionalization toward family-based care. Findings reveal diverse forms and functions of childcare institutions, resulting in static and convergence patterns. Static patterns do not conform to SNPA, whereas convergence involves only standards aligned with institutional functions. Children’s well-being has not substantially changed since SNPA implementation, and violence against children continues to occur. Nationally, accreditation outcomes during 2020–2024 remained low, with only 8% of LKSA classified as very good. The findings challenge institutional isomorphism theory, as coercive implementation produced heterogeneous outcomes. Deinstitutionalization should consider institutional diversity, history, and stakeholder involvement while combining coercive, normative, and mimetic approaches.

Kata Kunci : childcare institution, deinstitutionalization, institutional isomorphism, national standard of care

  1. S3-2026-499171-abstract.pdf  
  2. S3-2026-499171-bibliography.pdf  
  3. S3-2026-499171-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2026-499171-title.pdf