Laporkan Masalah

Upaya penyelesaian tunggakan pinjaman pada Koperasi Pegawai Negeri "Ruhui Rahayu" Samarinda

HARAHAP, Salamat, Prof.Dr. Nindyo Pramono, SH.,MS

2005 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum Bisnis)

Penelitian mengenai upaya penyelesaian tunggakan pinjaman pada Koperasi Pegawai Negeri “Ruhui Rahayu” Samarinda, bertujuan untuk mengetahui factor-faktor penyebab tunggakan pinjaman dan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakuka oleh Koperasi Pegawai Negeri “Ruhui Rahayu” Samarinda dalam menyelesaian tunggakan pinjaman tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan yuridis normative yaitu memperoleh data sekunder di bidang hukum. Selain sebagai pendukung data sekunder dilakukan juga penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tunggakan pinjaman yang terjadi pada Koperasi Pegawai Negeri “Ruhui Rahayu” Samarinda disebabkan karena factor keterbatasan gaji eminjam, adanya mutasi peminjam dari Propinsi ke Kabupaten//Kota, peminjam meninggal dunia, peminjam memasuki masa pension, peminjam nakal, dan tidak dilindunginya perjanjian pinjam meminjam dengan lembaga jaminan. Adapau upaya-upaya yang dilakukan oleh Koperasi Pegawai Negeri “Ruhui Rahayu” Samarindaadalah melalui pendekatan kekeluargaan, melayangkan surat peringatan, pendekatan kepada pimpinan instansi, dan pendekatan melalui perangkat desa di tempat kediaman peminjam. Jika upaya-upaya tersebut tidak berhasil, maka Koperasi Pegawai Negeri “Ruhui Rahayu” Samarinda akan mengambil kebijakan untk melakukan penghapusan pinjaman.

The research on the attempts to resolve unpaid borrowings in civil workers’ cooperative “Ruhui Rahayu” in Samarinda aimed at revealing factors that caused unpaid borrowings and discovering the attempts made by the Cooperative in dealing with the problem. It was conducted under normative judicial approach, viz. the research examined literature to obtain secondary data in the field of law. As the support for secondary data, a field research was also undertaken. The results of research showed that unpaid borrowings that existed in the Cooperative were caused by the shortage of salary of the borrowers, the removal of workers from province to regency or city, the death of borrowers, the borrowers entering retirement period, irresponsible borrowers and the agreement unprotected by any guarantee. The efforts made by the Cooperative in handling the problem included making ‘familial’ approach to the borrowers, forwarding notices to them, making approaches to the employer of the borrowers and making approaches to the village apparatuses of the village in which the borrowers lived When the efforts were failed, the Cooperative would eliminate the unpaid borrowings.

Kata Kunci : Perjanjian Kredit,Tunggakan,Koperasi, Resolution of unpaid borrowings, Civil Workers’ Cooperative “Ruhui Rahayu” in Samarinda


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.