Laporkan Masalah

Pemanfaatan foto udara dan sistem informasi geografis untuk pemodelan zonasi kerentanan bahaya longsor lahan dikecamatan Girimulyo kabupaten Kulon Progo

Andita Putri Damayanti, Sigit Heru Murti B.S., S.Si., M.Si.

2004 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SV

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah yang rentan bahaya longsor lahan di Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulon Progo dengan memanfaatkan foto udara dan sistem informasi geografis untuk menghasilkan suatu pemodelan zonasi kerentanan bahaya longsor lahan di daerah penelitian. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah foto udara pankromatik skala 1: 20.000, peta RBI skala 1: 25.000, peta geologi kecamatan Girimulyo Kulon Progo skala 1: 25.000 dan peta kemiringan lereng kecamatan Girimulyo skala 1:25.000. Data diperoleh dari interpretasi foto udara, peta-peta tematik wilayah dan survei lapangan. Analisis data dilakukan dengan bantuan sistem informasi geografis sehingga menghasilkan peta zonasi kerentanan bahaya longsor. Parameter yang digunakan untuk penentuan tingkat kerentanan longsor lahan adalah kemiringan lereng, tekstur tanah, kedalaman material lepas, penggunaan lahan dan struktur batuan. Analisis data dilakukan dengan penjumlahan harkat (skoring) dari tiap-tiap parameter. Penentuan tingkat kerentanan longsor lahan dilakukan dengan penjumlahan harkat semua parameter. Tingkat kerentanan longsor lahan dibagi menjadi 3 kelas yaitu rendah, sedang dan tinggi. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, tingkat kerentanan bahaya longsor rendah memiliki area seluas 712,82 ha(11,4%), tingkat kerentanan bahaya longsor sedang seluas 5023,15 ha (80,7%) dan tingkat kerentanan bahaya longsor tinggi seluas 481,748 ha (7,7%).

-

Kata Kunci : Foto udara, sistem informasi geografis, Bahaya longsor,longsor lahan

  1. TA-2004-142950-abstract.pdf  
  2. TA-2004-142950-bibliography.pdf  
  3. TA-2004-142950-tableofcontent.pdf  
  4. TA-2004-142950-title.pdf