Laporkan Masalah

Tinjauan sosio yuridis terhadap pelaksanaan lelang eksekusi pajak di KP2LN Yogyakarta

SUSILAWATI, Desi, Dr. Hj. Siti Ismijati Jenie, SH.,CN

2005 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pelaksanaan Lelang Eksekusi Pajak dan faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaan Lelang Eksekusi Pajak di KP2LN Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian sosio yuridis, yaitu penelitian lapangan yang diperkuat dengan penelitian kepustakaan. Data yang diperoleh adalah data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan melalui penelitian lapangan dengan cara wawancara dan penyebaran angket kepada responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari bahan-bahan hukum primer, sekunder dan tertier yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pelaksanaan Lelang Eksekusi Pajak di Kantor Pelayanan Piutang dan Lelang Negara (KP2LN) Yogyakarta, meliputi permohonan, pengumuman, pelaksanaan, tata cara penawaran, dan penetapan pemenang lelang setelah tercapai harga limit, hal ini sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam SK Menteri Keuangan RI Nomor 304/KMK.01/2002 juncto SK DJPLN Nomor 35/PL/2002, yang mengatur tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang. Faktorfaktor penghambat pada saat pelaksanaan lelang tidak ditemukan, namun didapat pada saat proses penyitaan dimana wajib pajak tidak mau mengosongkan bangunan yang disita dan menyerahkan dokumen bukti kepemilikan. Lelang Eksekusi Pajak tetap dapat dilaksanakan meskipun barang yang dilelang tidak memiliki dokumen bukti kepemilikan. Rendahnya minat peserta lelang seharusnya dapat di minimalisir dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat umum mengenai adanya perlindungan hukum terhadap pemenang Lelang Eksekusi Pajak.

The research aims to identify implementation of tax execution auction and factors that may create barriers in carrying out tax execution auction in KP2LN Yogyakarta. It is a socio juridical research; that is, field research supported with library study. Data consist of primary data and secondary data. Primary data are obtained through field research by means of interview with, and questionnaires to respondents. Secondary data are obtained from primary, secondary, and tertiary legal materials from library study. This research uses non-random sampling – not all population have chance to be sample, while samples are taken using purposive sampling method. The results indicate that the implementation of tax execution auction in State Claim and Auction Office (KP2LN) Yogyakarta, contains appeal, announcement, implementation, rules of bid, and decision on auction winner after the price limit is reached. It shows that the implementation has met normative requirements as regulated in the Decree of Financial Minister No.304/Pl/KMK.01/2002 juncto SK DJPLN No. 35/PL/2002. Factors that may create barriers in carrying out tax execution auction are not found, but there is one case it the process of execution when Tax Obligators refuse to leave the executed building and to submit the ownership documents. A Tax Execution Auction can be held even though the auction’s object has no ownership documents. The low interest of Auction Audience could be minimized by doing more socialization to the people about Legal Protection to Auction Winners.

Kata Kunci : Hukum,Lelang Eksekusi Pajak, Tax execution Auction


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.