Laporkan Masalah

Model Absorpsi Kognitif Penggunaan Smartphone pada Ibu dalam Konteks Pengasuhan Anak Usia 3-6 Tahun

Arumi Savitri Fatimaningrum, Prof. Dr. Tina Afiatin, M.Si., Psikolog.

2026 | Disertasi | S3 Psikologi

Penggunaan smartphone ibu semakin terintegrasi dalam kehidupan, termasuk dalam pengasuhan. Meskipun bermanfaat praktis, keterlibatan kognitif yang berlebihan berpotensi mengganggu kualitas interaksi ibu-anak. Penelitian ini bertujuan menguji model struktural absorpsi kognitif penggunaan smartphone ibu dalam pengasuhan anak usia 3–6 tahun. Model mencakup regulasi diri, kepribadian (neuroticism dan extraversion), dan kecemasan, serta stres pengasuhan sebagai mediator. Hipotesis menyatakan adanya kesesuaian model teoretis dengan data empiris pada absorpsi kognitif penggunaan smartphone ibu dalam pengasuhan anak usia 3–6 tahun yang dipengaruhi secara langsung oleh extraversion, serta dipengaruhi secara langsung dan tidak langsung oleh regulasi diri, neuroticism, dan kecemasan dengan stres pengasuhan sebagai variabel mediator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan dari 1.474 ibu sesuai kriteria inklusi menggunakan Skala Absorpsi Kognitif Penggunaan Smartphone dalam Pengasuhan, hasil adaptasi Self-Regulation Scale, Subskala Neuroticism dan Extraversion dari BFI versi Indonesia, GAD-7 versi Indonesia, serta Skala Stres Pengasuhan. Analisis dilakukan menggunakan SEM dengan estimator WLSMV. Model menunjukkan tingkat kesesuaian yang dapat diterima (?² = 7054,90; df = 1103; RMSEA = 0,060; CFI = 0,890; TLI = 0,882; SRMR = 0,067). Hasil penelitian mendukung hipotesis. Stres pengasuhan terbukti sebagai prediktor langsung sekaligus mediator dalam model ini. Regulasi diri menurunkan stres pengasuhan dan secara tidak langsung mengurangi absorpsi kognitif penggunaan smartphone dalam pengasuhan. Sebaliknya, neuroticism dan kecemasan meningkatkan stres pengasuhan serta meningkatkan absorpsi kognitif penggunaan smartphone dalam pengasuhan. Sementara, extraversion berpengaruh langsung tanpa dimediasi stres pengasuhan. Temuan ini menegaskan bahwa absorpsi kognitif penggunaan smartphone dalam pengasuhan merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh karakteristik psikologis ibu dan pengalaman stres pengasuhan.

Maternal smartphone use has become increasingly integrated into daily life, including within parenting contexts. Although smartphones provide practical benefits, excessive cognitive engagement may disrupt the quality of mother–child interactions. This study aimed to examine a structural model of maternal cognitive absorption of smartphone use in parenting by considering the roles of self-regulation, personality traits (neuroticism and extraversion), anxiety, and parenting stress as a mediator. The hypothesis proposed that the theoretical model would fit the empirical data, such that extraversion directly predicts cognitive absorption, while self-regulation, neuroticism, and anxiety influence cognitive absorption both directly and indirectly through parenting stress among mothers of children aged 3–6 years. This study employed a quantitative survey design. Data were collected from 1,474 mothers who met the inclusion criteria using the Cognitive Absorption in Parenting Scale, an adapted Self-Regulation Scale (SRS), the Neuroticism and Extraversion subscales of the Indonesian version of the Big Five Inventory (BFI), the Indonesian version of the GAD-7, and a Parenting Stress Scale. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with the Weighted Least Squares Mean and Variance Adjusted (WLSMV) estimator. The model demonstrated acceptable fit indices (?² = 7054.90; df = 1103; RMSEA = 0.060; CFI = 0.890; TLI = 0.882; SRMR = 0.067). The findings supported the proposed hypothesis. Parenting stress emerged as a significant direct predictor and the primary mediating mechanism. Self-regulation functioned as a protective factor by reducing parenting stress and indirectly decreasing cognitive absorption. In contrast, neuroticism and anxiety increased parenting stress and subsequently heightened cognitive absorption. Extraversion exerted a direct effect without mediation by parenting stress. These findings confirm that maternal cognitive absorption in smartphone use during caregiving is a multidimensional phenomenon shaped by the interaction between maternal psychological characteristics and parenting stress.

 

Kata Kunci : absorpsi kognitif penggunaan smartphone dalam pengasuhan, regulasi diri, neuroticism, extraversion, kecemasan, stres pengasuhan; Structural Equation Model (SEM)

  1. S3-2026-450337-abstract.pdf  
  2. S3-2026-450337-bibliography.pdf  
  3. S3-2026-450337-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2026-450337-title.pdf