Laporkan Masalah

Evaluasi kesesuaian lahan untuk permukiman menggunakan penginderaan jauh dan sistem informasi geografis Studi kasus dikecamatan Salam kabupaten Magelang

Akhmad Fauzi, Barandi Sapta Widartono, S.Si.; Umi Listyaningsih, S.Si., M.Si.

2004 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SV

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah yang sesuai untuk permukiman di Kecamatan Salam Kabupaten Magelang dengan memanfaatkan penginderaan jauh dan sistem informasi geografis. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah foto udara pankromatik skala 1: 20.000, Peta Rupabumi Indonesia lembar 1408-241, 1408-243, skala 1: 25.000, Peta tanah Kabupaten Magelang, skala 1: 100.000, Peta kerawanan banjir Kecamatan Salam, skala 1: 50.000 dan data kedalaman muka air tanah Kabupaten Magelang. Data diperoleh dari interpretasi foto udara, peta-peta tematik wilayah dan survei lapangan. Analisis data dilakukan dengan bantuan sistem informasi geografis sehingga menghasilkan peta kesesuaian lahan untuk daerah permukiman. Parameter yang digunakan untuk penentuan kesesuaian lahan adalah penggunaan lahan, banjir penggenangan, drainase permukaan, kemiringan lereng, jarak terhadap jalan utama, daya dukung tanah dan kedalaman air tanah. Analisis data dilakukan dengan pengharkatan(scoring) tiap-tiap parameter. Penentuan tingkat kesesuaian lahan dilakukan dengan penjumlahan harkat semua parameter Kelas kesesuaian lahan untuk daerah permukiman di daerah penelitian terbagi menjadi 3 kelas. Ketiga kelas menyebar hampir di seluruh daerah penelitian. Untuk kelas sangat sesuai dicirikan dengan pengunaan lahan berupa kebun campur, lahan kosong, tegalan karena parameter tersebut mempuyai harkat yang tinggi. Selain itu parameter yang sangat mendukung sehingga daerah tersebut menjadikan daerah sangat sesuai karena faktor Jarak terhadap jalan raya yaitu jalan Yogyakarta Semarang, kelas ini dengan luas 74.35 Ha (2.5%) terdapat di Desa Jumoyo, Desa Sucen, Desa Salam, dan sebagian kecil pada Desa Gulon, Desa Somokerto. Kelas cukup sesuai dicirikan dengan penggunaan lahan (kebun campur, tegalan, dan lahan terbuka) termasuk dalam skor yang tinggi dan ditambah dengan skor untuk jarak terhadap jalan raya, tetapi faktor penghambat yaitu kemiringan lereng dan daya dukung tanah, kelas ini seluas 2727.915 ?? (91.4%) merupakan kelas yang paling luas di daerah penelitian. Dan untuk kelas kesesuaian sesuai marginal dicirikan dengan faktor pembatas berat berupa permukiman, jarak terhadap jalan raya, dan kemiringan lereng. Daerah untuk kelas sesuai marginal pada peta terdapat pada bagian selatan daerah penelitian, seluas 181.968 Ha (6.1%) terletak pada Desa Tirto, Desa Baturono, Desa Sirahan dan sebagian kecil pada Desa Kadiluwih, Desa Mantingan, Desa Seloboro, dan Desa Jumoyo.

-

Kata Kunci : Evaluasi kesesuaian lahan,penginderaan jauh,sistem informasi geografis,permukiman

  1. TA-2004-136205-abstract.pdf  
  2. TA-2004-136205-bibliography.pdf  
  3. TA-2004-136205-tableofcontent.pdf  
  4. TA-2004-136205-title.pdf