Laporkan Masalah

Inovasi SIAPkerja dan Internalisasi Norma Ketenagakerjaan Global: Analisis Norm Life Cycle (NLC)

Sally Hannah Maitri, Dr. Suci Lestari Yuana, MIA

2026 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional

Tesis ini berjudul "Inovasi SIAPkerja dan Internalisasi Norma Ketenagakerjaan Global: Analisis Norm Life Cycle (NLC)". Menggunakan kerangka Norm Life Cycle (NLC) dari Martha Finnemore dan Kathryn Sikkink serta paradigma konstruktivisme dalam Hubungan Internasional, penelitian dengan pendekatan kualitatif ini menganalisis proses kemunculan, penyebaran, hingga terinternalisasinya norma global Pekerjaan Layak (Decent Work) yang diinisiasi oleh International Labour Organization (ILO) ke dalam kebijakan ketenagakerjaan di Indonesia melalui inovasi ekosistem digital SIAPkerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIAPkerja merupakan wujud institusionalisasi digital norma Pekerjaan Layak di Indonesia. Namun, posisinya saat ini masih berada pada fase transisi dari tahap norm cascade menuju internalisasi penuh (taken-for-granted). Di satu sisi, SIAPkerja telah mengintegrasikan layanan ketenagakerjaan yang merefleksikan nilai Pekerjaan Layak, namun implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan struktural dari segi kebijakan, kapasitas sumber daya manusia, hingga infrastruktur teknologi. Selain itu, terdapat celah substantif berupa absennya salah satu pilar pekerjaan layak di dalam SIAPkerja, hingga akhirnya berdampak pada belum terbentuknya kebiasaan (habit) ataupun kepatuhan (conformity) di masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa internalisasi norma Pekerjaan Layak telah melewati tahapan penyebarluasan norma namun untuk mencapai internalisasi penuh dibutuhkan perbaikan regulasi untuk menciptakan layanan ketenagakerjaan di SIAPkerja yang inklusif dan adaptif.

This thesis is titled "SIAPkerja Innovation and the Internalization of Global Labour Norms: A Norm Life Cycle (NLC) Analysis." Employing Martha Finnemore and Kathryn Sikkink’s Norm Life Cycle (NLC) framework and the constructivist paradigm in International Relations, this qualitative study analyzes the emergence, diffusion, and internalization of the global Decent Work norm, initiated by the International Labour Organization (ILO), into Indonesia’s employment policies through the digital ecosystem innovation of SIAPkerja. The findings indicate that SIAPkerja serves as a digital institutionalization of the Decent Work norm in Indonesia. However, its current position remains in a transition phase from the norm cascade stage toward full internalization (taken-for-granted). On one hand, SIAPkerja has integrated employment services that reflect Decent Work values, on the other hand, its implementation still faces various structural obstacles concerning policy, human resource capacity, and technological infrastructure. Furthermore, a substantive gap exists due to the absence of one of the Decent Work pillars within SIAPkerja, which ultimately hinders the formation of habit and conformity within society. These findings affirm that although the Decent Work norm has progressed through the norm cascade stage, achieving full internalization requires regulatory refinements to develop inclusive and adaptive employment services within SIAPkerja.

Kata Kunci : Pekerjaan Layak, SIAPkerja, Norm Life Cycle, Internalisasi Norma, Sistem Informasi Pasar Kerja (SIPK)

  1. S2-2026-548598-abstract.pdf  
  2. S2-2026-548598-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-548598-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-548598-title.pdf