Analisis perbedaan harapan kualitas jasa pendidikan :: Studi empiris pada Program Studi Akuntansi di Perguruan Tinggi di Yogyakarta
ASTUTI, Tutut Dewi, Dr. Supriyadi, M.Sc
2005 | Tesis | S2 AkuntansiTujuan penelitian ini adalah mempelajari perbedaan harapan kualitas jasa pendidikan pada program studi Akuntansi di perguruan tinggi di Yogyakarta dengan predikat terakreditasi dan belum terakreditasi dari Badan Akreditasi Nasional. Penelitian ini juga menguji perbedaan antara harapan dan kenyataan yang diterima mahasiswa akuntansi atas kualitas jasa pendidikan. Instrumen penelitian berupa kuesioner dari hasil penelitian Shank et al. yang meliputi 3 (tiga) dimensi kualitas jasa yaitu dimensi respek terhadap mahasiswa, dimensi pengetahuan dosen dan dimensi lingkungan fisik perguruan tinggi. Sampel penelitian ini adalah 185 mahasiswa dari program studi akuntansi yang terakreditasi dan 190 mahasiswa dari program studi akuntansi yang belum terakreditasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan gap analisis, paired sample t-test, uji t, dan uji F (oneway anova). Hasil analisis penelitian menemukan adanya gap negatif antara harapan dan kenyataan atas kualitas jasa pendidikan. Temuan lain adalah baik pada program studi akuntansi yang terakreditasi dan program studi yang belum terakreditasi terdapat perbedaan antara harapan dan kenyataan yang diterima mahasiswa akuntansi atas kualitas jasa pendidikan pada 3 (tiga) dimensi kualitas jasa. Pada program studi akuntansi yang terakreditasi manunjukkan bahwa meskipun sama-sama mendapatkan predikat terakreditasi, terdapat perbedaan harapan mahasiswa akuntansi atas kualitas jasa pendidikan pada dimensi respek terhadap mahasiswa dan pengetahuan dosen. Pada program studi akuntansi belum terakreditasi tidak terdapat perbedaan harapan mahasiswa akuntansi atas kualitas jasa pendidikan pada 3 (tiga) dimensi.
The objective of this research was to study the difference of expectations of educational service quality at program study of accounting at university in Yogyakarta that are granted with accreditation and non accreditation from Badan Akreditasi Nasional. This is also intended to test the difference between the expectations and perceived educational service quality. The research instrument is questionnaires from the research results by Shank et al., which were comprised of three dimensions of service quality i.e., respect for students, professor’s knowledge, and physical environment dimension. The sample is 185 student samples from program study of accounting with accreditation and 190 student samples from program study of accounting with non accreditation. The hypothesis testing is gap analysis, paired sample t-test, t-test, and F-test (oneway anova). The results show it was found that there is a negative gap between the expectations and perceived educational service quality. The other result show that the different expectations and perceived educational quality service in program study of accounting with accreditation and non accreditation in three dimensions. In program study of accounting with accreditation show that although they have accreditation, they have different expectation educational quality service in respect for students dimension and professor’s knowledge dimension. In program study of accounting with non accreditation show that there are not different expectation educational quality service at three dimensions.
Kata Kunci : Akuntansi,Kualitas Jasa Pendidikan, service quality, respect for student, professor’s knowledge, and physical environment