Pengaruh Pemberian Beban Mekanik Terhadap Kepadatan Tulang Mandibula pada Tikus Spraque Dawley yang Diovariektomi
Rini Maya Puspita, Prof. Dr. dr. Denny Agustiningsih, M.Kes., AIFM, AIFO-K; drg. Nunuk Purwanti, M.Kes., Ph. D
2026 | Disertasi | S3 Kedokteran Umum
Latar Belakang: Menopause yang terjadi secara alami atau sekunder akibat tindakan ovariektomi menyebabkan penurunan kadar estrogen yang berdampak pada penurunan kepadatan tulang, termasuk tulang mandibula. Pemberian beban mekanik melalui olahraga maupun pengunyahan makanan dengan konsistensi keras diduga berperan dalam meningkatkan kepadatan tulang mandibula.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian beban mekanik terhadap kepadatan tulang mandibula pada tikus Sprague Dawley yang diovariektomi.
Metode: Penelitian dilakukan selama 10 minggu pada 12 ekor tikus Sprague Dawley betina berusia 12 minggu yang diovariektomi. Subjek dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok olahraga, kelompok pakan konsistensi normal, dan kelompok pakan konsistensi keras. Kepadatan tulang mandibula diukur menggunakan nilai dimensi fraktal, lakunaritas, dan ketebalan trabekula dengan ImageJ. Kadar estrogen, RANKL, dan OPG pada cairan krevikuler gingiva dianalisis menggunakan ELISA, sedangkan rasio osteoklas/osteoblas dan persentase ekspresi ER? dinilai dari sediaan histologis. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan, One-Way ANOVA serta uji korelasi Spearman.
Hasil: Ovariektomi menyebabkan penurunan kadar estrogen yang signifikan (p<0>
Kesimpulan: Pemberian beban mekanik melalui olahraga dan pengunyahan makanan dengan konsistensi keras meningkatkan kadar estrogen dan persentase ekspresi ER?, serta menurunkan rasio osteoklas/osteoblas, tetapi belum menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kadar RANKL, OPG maupun kepadatan tulang mandibula pada tikus Sprague Dawley yang diovariektomi.
Background: Menopause that occurs naturally or secondarily due to ovariectomy causes a decrease in estrogen levels, which decreases bone density, including the mandibular bone. Mechanical loading from exercise and hard-diet mastication contributes to increased mandibular bone density.
Objective: This study aimed to analyze the effects of mechanical loading through exercise and hard diet mastication on mandibular bone density in ovariectomized Sprague Dawley rats.
Methods: The study was conducted over 10 weeks on 12 female 12-week-old Sprague Dawley rats that underwent ovariectomy. Subjects were divided into 3 groups: the exercise group, the normal diet group, and the hard diet group. Mandibular bone density was analyzed using fractal dimension, lacunarity, and trabecular thickness with ImageJ. Estrogen, RANKL, and OPG levels in gingival crevicular fluid were analyzed using ELISA, while the ratio of osteoclast/osteoblast and percentage of ER? expression were assessed from histological preparations. Data were analyzed using paired t-test, One-Way ANOVA, and Spearman correlation test.
Results: Ovariectomy significantly decreased estrogen levels (p < 0>
Conclusions: Mechanical loading through exercise and a hard diet mastication increased estrogen levels, ER? expression percentages, and decreased osteoclast/osteoblast ratios, but did not significantly alter RANKL and OPG levels or mandibular bone density in ovariectomized Sprague Dawley rats.
Kata Kunci : ovariektomi, menopause, olahraga, pengunyahan, kepadatan tulang