Analisis Faktor-Faktor Yang Berkontribusi Terhadap Penurunan Beban Farmasi Di Bawah Dua Puluh Lima Persen di RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten
Sholahuddin Rhatomy, Ir. Djarir Makfoeld, M.S.
2026 | Tesis | MAGISTER KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN KESEHATAN
Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang berperan
dalam mempertahankan beban farmasi di bawah 25% di RSUP Dr. Soeradji
Tirtonegoro Klaten. Penelitian menggunakan mixed methods sequential
exploratory, melalui wawancara mendalam terhadap 8 informan serta analisis data
sekunder Januari–Desember 2025.
Hasil utama: rata-rata beban farmasi berhasil dipertahankan
pada 22,14%. Model penelitian mampu menjelaskan 73,2% variasi beban farmasi.
Terdapat lima faktor yang berpengaruh signifikan, yaitu intervensi farmasi
klinis, inventory turnover, kepatuhan FORNAS, efisiensi pengadaan, LOS, dan
proporsi pasien JKN. Faktor dengan pengaruh terbesar adalah intervensi farmasi
klinis (? ?0,345), diikuti inventory turnover (? ?0,334). Kepatuhan FORNAS
mencapai 98,82%, sedangkan efisiensi pengadaan mencapai Rp8,9 miliar (8,53%).
This study analyzed the factors contributing to maintaining
the pharmaceutical expenditure below 25% at Dr. Soeradji Tirtonegoro General
Hospital, Klaten. A sequential exploratory mixed-methods design was employed,
involving in-depth interviews with eight key informants and analysis of
secondary data from January to December 2025.
Kata Kunci : Beban farmasi, efisiensi farmasi, efisiensi teknis, efisiensi alokatif, farmasi klinis, kepatuhan formularium, rumah sakit.