Pengaruh Green Leadership Terhadap Efektivitas Implementasi Kebijakan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Hidup Pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Selatan
YUSWANTO, Prof. Dr. Ahmad Maryudi; Dr. Dewi Haryani Susilastuti, M.Sc.
2026 | Tesis | S2 Mag.Studi Kebijakan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat Green Leadership, mendeskripsikan tingkat efektivitas implementasi kebijakan pengendalian kerusakan lingkungan hidup, serta menganalisis pengaruh Green Leadership terhadap efektivitas implementasi kebijakan pengendalian kerusakan lingkungan hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tekanan lingkungan yang terus meningkat di Kabupaten Barito Selatan, ditandai dengan penurunan Indeks Kualitas Air dan meningkatnya volume limbah domestik, di tengah masih terbatasnya kajian mengenai peran kepemimpinan berwawasan lingkungan pada organisasi sektor publik di tingkat pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan melibatkan 80 pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Selatan yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana setelah memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Leadership dan efektivitas implementasi kebijakan pengendalian kerusakan lingkungan hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Selatan berada pada kategori sangat baik, dengan skor rata-rata masing-masing 4,27 dan 4,21. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa Green Leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas implementasi kebijakan pengendalian kerusakan lingkungan hidup (? = 0,807; t = 12,048; Sig. = 0,000), dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,646 yang berarti Green Leadership mampu menjelaskan 64,6 persen variasi efektivitas implementasi kebijakan tersebut. Temuan ini mengonfirmasi bahwa kepemimpinan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan merupakan faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan kebijakan lingkungan di birokrasi pemerintah daerah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas kepemimpinan hijau melalui pendidikan dan pelatihan terstruktur, penguatan koordinasi lintas instansi, serta integrasi indikator kinerja lingkungan ke dalam sistem penilaian kinerja pegawai guna mendukung keberlanjutan implementasi kebijakan lingkungan hidup di masa mendatang.
This study describes the levels of Green
Leadership and of environmental damage control policy implementation
effectiveness, and analyzes the influence of Green Leadership on that
effectiveness at the Environmental Agency (Dinas Lingkungan Hidup) of Barito
Selatan Regency. It is motivated by mounting environmental pressure in the
regency, marked by a declining Water Quality Index and rising domestic waste,
amid limited research on environmentally oriented leadership in
local-government public organizations. A quantitative explanatory approach was
employed, involving 80 employees of the Environmental Agency selected through
total sampling. Data were collected using a validated, reliable Likert-scale
questionnaire and analyzed with simple linear regression after classical
assumption tests were satisfied. Results show that both Green Leadership and
policy implementation effectiveness fall into the very good category, with
average scores of 4.27 and 4.21, respectively. Regression results indicate that
Green Leadership has a positive and significant effect on policy implementation
effectiveness (? = 0.807; t = 12.048; Sig. = 0.000), with an Adjusted R Square
of 0.646, meaning Green Leadership explains 64.6 percent of the variation in
effectiveness. These findings confirm that leadership committed to
environmental sustainability is an important factor in the successful
implementation of environmental policy within local government bureaucracies.
This study recommends strengthening green leadership capacity through
structured training, closer inter-agency coordination, and integrating
environmental performance indicators into employee performance appraisal
systems to sustain future policy implementation.
Kata Kunci : Green Leadership, efektivitas implementasi kebijakan, kerusakan lingkungan hidup, pemerintah daerah, kepemimpinan berkelanjutan