Laporkan Masalah

Evaluasi Pelayanan Kesehatan Primer tentang Skrining Kehamilan Risiko Tinggi Di Puskesmas Salam, Kecamatan Magelang

Ailiana Santosa , dr. Bharoto Winardi, DSOG ; dr. Suharyanto Supardi, MPH, MSPH

1999 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Angka kematian maternal (AKM) di Indonesia masih tinggi dibandingkan dengan negara-negara lain. Bidan desa diharapkan mampu untuk mengidentifikasi dan merujuk ibu-ibu hamil dengan risiko tinggi sedini mungkin sehingga angka kematian maternal dapat diturunkan dan kualitas kesehatan ibu hamil dan anak dapat meningkat. Permasalahan yang diamati dalam penelitian ini, adalah bagaimana pelaksanaan pelayanan kesehatan ibu hamil oleh bidan desa terutama dalam mendeteksi kehamilan risiki tinggi, dan bagaimana pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan terutama kehamilan risiko tinggi. Subjelk penelitian ini adalah bidan desa yang bekerja di lingkungan kerja Puskesmas Salam dan ibu-ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Salam serta bersedia menjadi responden penelitian ini. Rancangan penelitian yang dipakai adalah studi kasus. Penelitian dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu tahap pertama dilakukan survei untuk mengumpulkan data Sekunder Kecamatan Salam dan Puskesmas Salam, tahap kedua dilakukan evaluasi pada ibu hamil dengan kuesioner dan wawancara mendalam, dan pada tahap ketiga dilakukan evaluasi pada bidan dengan diskusi kelompok terfokus dan wawancara mendalam. Dari penelitian ini dapat diamati bahwa cakupan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Salam mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang baik dalam memberi playanan kesehatan kepada ibu hamil, terutama ibu hamil risiko tinggi, namun kegiatan penyuluhan kesehatan ibu hamil di masyarakat masih sangat kurang. Kunjungan ke rumah ibu hamil oleh bidan desa dalam rangka penemuan dan tindak lanjut kehamilan risiko tinggi, serta sistem rujukan ibu hamil risiko tinggi telah berlangsung dengan baik. Faktor-faktor pendukung keberhasilan pelayanan kesehatan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Salam, adalah tingkat pengetahuan ibu hamil yang sudah cukup baik dan kerjasama antara bidan dengan dukun yang berlangsung dengan baik dalam rangka memberi pelayanan kepada ibu hamil. Saran yang dapat disampaikan oleh peneliti adalah kegiatan penyuluhan kesehatan ibu hamil yang dilakukan oleh bidan di desa di wilayah kerja Kecamatan Salam perlu lebih diaktifkan lagi. Peneliti menyarankan agar dapat dilakukan penelitian lebih lanjut dengan cakupan puskesmas dan ibu hamil yang lebih luas. Puskesmas Salam sebgai puskesmas percontohan di wilayah Jawa Tengah dapat menjadi teladan bagi puskesmas lainnya dalam rangka pelayanan kesehatan ibu hamil.

Kata Kunci : kehamilan risiko tinggi (KRT), bidan desa, diskusi kelompok terfokus (DKT)

  1. S1-FKU-1999-AilianaSantosa-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1999-AilianaSantosa-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1999-AilianaSantosa-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1999-AilianaSantosa-Title.pdf