Laporkan Masalah

Resistensi Mycobacterium Tubercolosis Terhadap Berbagai Macam Obat Anti Tuberkulosis

Agus Triwidiyantara, Dr. Suparwoto Saleh, Dr. M. Mustafa, SU

1996 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Penelitian ini bersifat desktiptif retrospektif dan bertujuan untuk menentukan resistensi kuman Mycobacterium tuberculosis terhadap berbagai jenis obat anti tuberculosis di Laboratorium Mikrobiologi FK UGM. Telah dilakukan pengamatan terhadap 95 pemeriksaan, yaitu sputum, pus, cairan pleura, kurasan lambung dan LCS yang dilakukan uji kepekaan kuman Mycobacterium tuberculosis terhadap 3 macam obat anti tuberkulosis, yaitu Isoniazid, Streptonisin dan Ethabutol yang di kirim ke Laboratorium Mikrobiologi FK UGM. Jenis bahan pemeriksaan yang terbanyak adalah sputum yaitu sebanyak 87,50 % pada tahun 1992, sebesar 89,18% pada tahun 1993 dan 100 % pada tahun 1994. Resistensi kuman Mycobacterium tuberculosis yang tertinggi adalah terhadap Isoniazid, yaitu sebesar 35.00 % pada atahun 1992, 28,95 % pada tahun 1993 dan 22,22 % pada tahun 1994 dan polanya terus menerus turun dari tahun 1992 sampai tahun 1994. Pola resistensi Streptomisin dan Ethabutol menurun pada tahun 1993 dan naik kembali pada tahun 1994. Prosentase resistensi Mycobacterium tuberculosis terhadap Streptomisin sebesar 12,50 % pada tahun 1992, 5,26 pada tahun 1993 dan 11,11 % tahun 1994. Sedang prosentase resistensi terhadap Ethabutol sebesar 15,00 tahun 1992, tahun 1993 sebesar 10,53 % dan tahun 1994 sebesar 16,67 %.

Kata Kunci : Mycobacterium tuberculosis, Obat, Anti Tuberculosis

  1. S1-FKU_1996-AgusTriwidiyantara-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU_1996-AgusTriwidiyantara-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU_1996-AgusTriwidiyantara-TableOfContent.pdf  
  4. S1-FKU_1996-AgusTriwidiyantara-Title.pdf