Respons dan Ekspresi Genetik pada Tanaman Bawang Merah yang Diaplikasi dengan Bacillus velezensis B-27 untuk Pengelolaan Penyakit Antraknosa
Lilis Nur Komariyah, Dr. Suryanti, S.P., M.P.; Prof. Dr. Tri Joko, S.P., M.Sc.; Prof. Ani Widiastuti, S.P., M.P., Ph.D.
2026 | Tesis | S2 FitopatologiPenelitian ini mengkaji potensi Bacillus velezensis B-27 sebagai agens hayati pengendali antraknosa (Colletotrichum siamense) pada bawang merah. Aplikasi B-27 terbukti menekan intensitas, insidensi, dan AUDPC penyakit, sekaligus menginduksi ekspresi gen ketahanan LOX-2, CHIT, dan PR-1 secara bertahap. B-27 juga meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan hasil umbi, menjadikannya kandidat biokontrol sekaligus PGPR yang menjanjikan.
Kata Kunci : Chitinase (CHIT), gene expression, induced resistance, Lipoxygenase-2 (LOX-2), Pathogenesis-related 1 (PR-1)