Laporkan Masalah

Pemetaan tingkat kerawanan bahaya kebakaran bangunan menggunakan foto udara dan sistem informasi geografi di kecamatan Umbulharjo

Ridwan Dias Effendi, Sri Rum Giyarsih, S.Si., M.Si.

2004 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SV

Kebakaran bangunan merupakan masalah yang biasa terjadi di daerah perkotaan, terlebih pada daerah perkotaan yang sedang berkembang dan mobilitas serta aktivitas masyarakatnya cukup tinggi seperti di Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta. Namun apabila masalah kebakaran bangunan di daerah perkotaan tidak segera diselesaikan akan menjadi ancaman serius bagi perkembangan kota dan pengendalian tata ruang kota. Usaha untuk mengatasi permasalahan kebakaran dapat dilakukan dengan mengadakan penelitian yang bertujuan jangka panjang untuk mencegah dan mengatasi bahaya kebakaran bangunan, salah satunya dengan mengetahui daerah mana saja yang memiliki bangunan beresiko rawan terhadap bahaya kebakaran. Penelitian Kebakaran bangunan di Kecamatan Umbulharjo ini dilakukan dengan memanfaatkan foto udara sebagai sumber data. Data sekunder berupa foto udara pankromatik hitam- putih yang meliput daerah penelitian dengan skala 1: 20.000, tahun 2000 dan beberapa data seperti; Peta Rupabumi Indonesia lembar Timoho dan Peta Letak Hidran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan dengan pengharkatan (skoring). Melalui interpretasi foto udara dan survey terestris diperoleh parameter- parameter yang berpengaruh dalam menentukan tingkat rawan kebakaran bangunan. Pengharkatan tiap parameter dan pemberian nilai bobot penimbang, menghasilkan klasifikasi timgkat rawan kebakaran menjadi tiga kelas, yaitu bangunan dengan tingkat rawan kebakaran tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian ini berupa Peta Tingkat Kerawanan terhadap Bahaya Kebakaran Bangunan di Kecamatan Umbulharjo. Berdasarkan hasil tersebut diketahui bahwa sebagian besar bangunan di wilayah Kecamatan Umbulharjo merupakan bangunan dengan tingkat rawan kebakaran sedang yang persentasenya kurang lebih 51,43% dari luas keseluruhan wilayah Umbulharjo, sekitar 1,96% luas wilayah merupakan bangunan rawan kebakaran tinggi, dan 10,14% berupa bangunan dengan tingkat rawan kebakaran rendah. Luas sisanya (36,47%) merupakan area non bangunan.

-

Kata Kunci : Foto udara, sistem informasi geografis, kebakaran bangunan

  1. TA-2004-133012-abstract.pdf  
  2. TA-2004-133012-bibliography.pdf  
  3. TA-2004-133012-tableofcontent.pdf  
  4. TA-2004-133012-title.pdf