Laporkan Masalah

PERAN MODAL PSIKOLOGIS TERHADAP JOB FLOURISHING PADA PERAWAT DENGAN KETERIKATAN KERJA SEBAGAI MEDIATOR

Ayyistiqamah Saleh, Dr. Rizqi Nur’aini A’yuninnisa, S.Psi., M.Sc.

2026 | Tesis | S2 Psikologi

Perawat merupakan tenaga kesehatan yang bekerja dalam lingkungan dengan tuntutan pekerjaan yang tinggi serta tekanan emosional yang besar ketika memberikan pelayanan kepada pasien. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kesejahteraan kerja perawat, termasuk job flourishing. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana peran modal psikologis terhadap job flourishing pada perawat dengan keterikatan kerja sebagai mediator. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Sebanyak 231 perawat berpartisipasi dalam penelitian ini dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui Flourishing at Work Scale (FAWS), Psychological Capital Questionnaire (PCQ-12), serta Utrecht Work Engagement Scale (UWES-9) versi Bahasa Indonesia. Analisis data dilakukan dengan structural equation modeling (SEM) menggunakan program JASP. Temuan penelitian menunjukkan bahwa modal psikologis memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap job flourishing baik secara langsung maupun tidak langsung melalui keterikatan kerja. Hasil ini menegaskan pentingnya peran sumber daya psikologis positif seperti modal psikologis dan tingkat keterikatan dalam pekerjaan pada kesejahteraan kerja perawat.

Nurses are healthcare professionals who face high job demands and emotional pressure in providing patient care. These conditions may affect nurses’ occupational well-being, including job flourishing. This study aims to examine the role of psychological capital in job flourishing among nurses, with work engagement as a mediator. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional survey design. A total of 231 nurses participated in the study and were recruited using purposive sampling. Data were collected using the Flourishing at Work Scale (FAWS), Psychological Capital Questionnaire (PCQ-12), and Utrecht Work Engagement Scale (UWES-9), which had been translated into Indonesian. Data were analyzed using structural equation modeling (SEM) with the JASP software. The findings showed that psychological capital had a positive and significant relationship with job flourishing, both directly and indirectly through work engagement. This study highlights the importance of positive psychological resources, particularly psychological capital, and work engagement in relation to nurses’ job flourishing. 

Kata Kunci : modal psikologis, job flourishing, keterikatan kerja, perawat, psychological capital, job flourishing, work engagement, nurses

  1. S2-2026-530690-abstract.pdf  
  2. S2-2026-530690-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-530690-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-530690-title.pdf