Hubungan Kadar TNF-Alfa Serum dengan Derajat Keparahan Eritema Nodosum Leprosum (ENL)
Rizka Fauziyah, Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono, Sp.D.V.E, Subsp.D.T ; dr. Agnes Sri Siswati, Sp. D.V.E, Subsp.D.T
2026 | Tesis | S2 Kedokteran Klinik
Latar belakang: Eritema
Nodosum Leprosum (ENL) atau reaksi lepra tipe 2
merupakan keadaan inflamasi akut dan rekuren pada penderita lepra
tipe multibasiler yang
ditandai dengan munculnya nodul eritematosa yang nyeri, disertai gejala
sistemik seperti demam, malaise, artralgia, neuritis, serta keterlibatan
berbagai organ. Salah satu sitokin utama yang berperan dalam patogenesis adalah
Tumor Necrosis Factor-alpha (TNF-?), yang berkontribusi dalam aktivasi
dan infiltrasi neutrofil serta memperberat kerusakan jaringan. Peningkatan
TNF-? diduga berkaitan dengan derajat keparahan klinis ENL dan menyebabkan berbagai
morbiditas dan kebutuhan terapi imunosupresif jangka panjang, yang berisiko
menimbulkan berbagai efek samping. Namun, bukti ilmiah yang menunjukkan
hubungan kadar TNF-? serum dengan derajat keparahan klinis pada ENL di
Indonesia masih terbatas.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan
kadar TNF-? serum dengan derajat keparahan ENL.
Metode: Penelitian dengan desain potong lintang (cross-sectional)
ini dilakukan di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUP Sardjito Yogyakarta dan
rumah sakit afiliasi dengan total subjek penelitian berjumlah 42 subjek pasien lepra
multibasiler dengan ENL yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penilaian
derajat keparahan ENL dilakukan menggunakan ENL Severity Scale sementara
kadar TNF-? diukur melalui pemeriksaan serum menggunakan metode Enzyme-Linked
Immunosorbent Assay (ELISA). Analisis korelasi antara kadar TNF-? serum dan
derajat keparahan ENL dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan rerata kadar TNF-? serum 35.76 ± 23.41 pg/mL dan median 27.53 pg/mL (Q1-Q3:22.61–36.03). Skala ENLIST menunjukkan rerata 7.38 ± 4.55 dan median 6 (Q1-Q3: 5–9). Hubungan kadar TNF-? serum dengan derajat keparahan ENL menunjukkan korelasi kuat (r = 0.890; p < 0>
Kesimpulan: Kadar TNF-? serum memiliki korelasi kuat dengan derajat
keparahan ENL.
Kata kunci: ENL, ENLIST, lepra multibasiler, severitas, sitokin proinflamasi, TNF-?
Background: Erythema Nodosum Leprosum (ENL),
also known as type 2 leprosy reaction, is an acute and recurrent inflammatory
condition occurring in patients with multibacillary leprosy. It is
characterized by the appearance of painful erythematous nodules accompanied by
systemic manifestations such as fever, malaise, arthralgia, neuritis, and
involvement of multiple organs. One of the key cytokines involved in its
pathogenesis is Tumor Necrosis Factor-alpha (TNF-?), which contributes to
neutrophil activation and infiltration, thereby exacerbating tissue damage.
Elevated TNF-? levels are thought to be associated with the clinical severity
of ENL and may lead to significant morbidity as well as the need for long-term
immunosuppressive therapy, which carries the risk of various adverse effects.
However, scientific evidence regarding the association between serum TNF-?
levels and the clinical severity of ENL in Indonesia remains limited.
Objective: This study aimed to analyze the
relationship between serum TNF-? levels and the severity of ENL.
Methods: This cross-sectional study was conducted at
the Dermatology and Venereology Outpatient Clinic of Sardjito General Hospital,
Yogyakarta, and its affiliated hospitals. A total of 42 patients with
multibacillary leprosy and ENL who met the inclusion and exclusion criteria
were enrolled. The severity of ENL was assessed using the ENL Severity Scale,
while TNF-? levels were measured from serum samples using the Enzyme-Linked
Immunosorbent Assay (ELISA) method. Correlation analysis between serum TNF-?
levels and ENL severity was performed using Spearman’s correlation test.
Results: The mean serum TNF-? level was 35.76 ± 23.41 pg/mL, with a median of 27.53 pg/mL (IQR 22.61–36.03). The ENLIST score showed a mean of 7.38 ± 4.55 and a median of 6 (IQR 5–9). The association between serum TNF-? levels and ENL severity demonstrated a strong positive correlation (r = 0.890; p < 0>
Conclusion: Serum TNF-? levels were strongly
correlated with the severity of ENL as assessed by the ENLIST scale.
Keywords: ENL, ENLIST, multibacillary
leprosy, severity, proinflammatory cytokines, TNF-?
Kata Kunci : ENL, ENLIST, lepra multibasiler, severitas, sitokin proinflamasi, TNF-?