Hubungan Optimisme dengan Stres Akademik Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Gadjah Mada
YUANITA KURNIA P, Ariani Arista Putri Pertiwi, S.Kep., Ns., MAN., DNP.; Happy Indah Kusumawati., S.Kep., Ns., MN.Sc.
2026 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN
Latar belakang: Pendidikan keperawatan memiliki tuntutan akademik yang tinggi sehingga dapat menimbulkan stres akademik pada mahasiswa keperawatan. Salah satu faktor yang mempengaruhi stres akademik adalah optimisme. Belum ada penelitian yang mengkaji mengenai hubungan optimisme dengan stres akademik pada mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan UGM.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara optimisme dengan stres akademik pada mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan UGM.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional dengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan UGM tahun pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Jumlah sampel penelitian ini adalah 98 mahasiswa dengan menggunakan teknik sampling yaitu proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Skala Optimisme dan Skala Stres Akademik. Analisis penelitian ini menggunakan uji korelasi Pearson.
Hasil: Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan UGM memiliki tingkat optimisme kategori sedang dengan rata-rata skor 92,5. Mahasiswa mengalami stres akademik kategori sedang dengan rata-rata skor 86,71. Analisis uji korelasi antara optimisme dan stres akademik menunjukkan hasil koefisien korelasi (r) -0,444 dengan nilai significancy 0,000.
Kesimpulan: Mahasiswa yang memiliki optimisme tinggi berhubungan dengan stres akademik yang rendah. Hasil ini dapat menjadi evaluasi untuk menentukan kebijakan akademik selanjutnya.
Background : Nursing education involves substantial academic demands that may lead to academic stress among nursing students. One of the factors associated with academic stress is optimism. To date, no study has examined the relationship between optimism and academic stress among students of the Undergraduate Nursing Program at Universitas Gadjah Mada.
Objective : This study aimed to determine the relationship between optimism and academic stress among students of the Undergraduate Nursing Program at Universitas Gadjah Mada.
Method : This study employed a correlational analytic design with a quantitative approach and a cross-sectional study design. The study population consisted of students in their first, second, third, and fourth years of study in the Undergraduate Nursing Program at Universitas Gadjah Mada. A total of 98 students were recruited using proportional stratified random sampling. Data were collected using the Optimism Scale and the Academic Stress Scale. The data were analyzed using the Pearson correlation test.
Result : Undergraduate Nursing Science Program students at Universitas Gadjah Mada had a moderate level of optimism, with a mean score of 92,5. They also experienced a moderate level of academic stress, with a mean score of 86,71. Correlation analysis between optimism and academic stress revealed a correlation coefficient (r) of -0.444 with a significance value of 0,000.
Conclusion : Higher levels of optimism among students were associated with lower levels of academic stress. These findings may serve as a basis for evaluating and developing future academic policies.
Kata Kunci : optimisme, stres akademik, mahasiswa keperawatan