Laporkan Masalah

Analisis Biaya Manfaat Penambahan Kapasitas Distribusi Pada PT SRM

Shinta Ayu Sabila, Prof. Drs. Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M., M.P.U., Ph.D.

2026 | Tesis | S2 Manajemen

Keterbatasan kapasitas distribusi armada truk mixer pada PT SRM, perusahaan beton siap pakai (reasy mix concrete) di Yogyakarta, menyebabkan sebagian permintaan pelanggan tidak dapat terpenuhi (unmeet demand) sehingga menimbulkan opportunity loss. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya evaluasi terhadap alternatif strategi peningkatan kapasitas distribusi yang mampus meningkatkan pemenuhan permintaan sekaligus memberikan manfaat finansial bagi perusahaan. Kondisi tersebut mendasari dilakukannya penelitian untuk menganalisis dampak operasional dan finansial dari alternatif penambahan distribusi, serta mengevaluasi alternatif strategi peningkatan kapasitas distribusi yang paling optimal bagi perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan studi kasus, memanfaatkan data sekunder berupa data produksi, distribusi, dan biaya operasional perusahaan periode 2024 - 2025, serta data primer dari wawancara semi-terstruktur dengan pihak manajemen perusahaan. Dua alternatif strategi penambhaan kapasitas distribusi dievaluasi, yaitu pembelian dan penyewaan armada truk mixer, dengan menggunakan Analisis Biaya Manfaat (CBA) berdasarkan indikator Net Present value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period, dilengkapi analisis sensitivitas dan analisis skenario. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelian Mini Mix dan Big Mix meningkatkan pemenuhan permintaan dari 91% menjadi 100 persen memberikan hasil kelayakan finansial dengan NPV sebesar Rp 536.762.303; BCR 1,53; IRR 23%; dan Payback Period 3,71 tahun. Sementara itu, pembelian Mini Mix dan penyewaan Big Mix meningkatkan pemenuhan permintaan menjadi 100 persen dengan NPV Rp 181.656.166 dan BCR 1,139. Kedua alternatif dinyatakan layak secara finansial, namun pembelian Mini Mix dan Big Mix merupakan alternatif yang paling optimal berdasarkan kinerja operasional dan finansial. Dengan demikian, pembelian armada truk mixer merupakan alternatif peningkatan kapasitas distribusi yang paling optimal dan layak diterapkan berdasarkan hasil analisis biaya manfaat serta dapat menjadi dasar pengambilan keputusan investasi bagi manajemen perusahaan. 

The limited distribution capacity of mixer trucks of PT SRM, a ready-mix concrete company in Yogyakarta, has resulted in unmet demand, leading to opportunity losses. This condition highlights the need to evaluate alternative distribution capacity expansion strategies that can improve demand fulfillment while providing financial benefits to the company. Accordingly, this study aims to analyze the operational and financial impacts of alternative distribution capacity expansion strategies and to identify the most optimal strategy for the company. This research employed a quantitative descriptive approach with a case study design, utilizing secondary data consisting of the company's production, and operational cost data for the 2024 - 2025 period, as well as primary data obtained through semi-structured interviews with company management. Two distribution capacity expansion alternatives were evaluated: purchasing and renting mixer trucks. The evaluation was conducted using Cost Benefit Analysis (CBA) based on Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period, complemented by sensitivity and scenario analyses. The results indicate the the truck purchasing alternative increased demand fulfillment from 91% to 100% and was financially feasible, with a positive NPV of IDR 536.762.303; a BCR of 1,53; an IRR of 23%, and Payback period of 3,71 years. Meanwhile, the purchase of Mini Mix and rental of Big Mix increased demand fulfillment to 100 percent, with an NPV of IDR 181.656.166 and a BCR of 1,139. Both alternatives were considered financially feasible, however, the purchase of Mini Mix and Big Mix was identified as the most optimal alternative based on operational and financial performance. Therefore, purchasing mixer trucks is the most optimal and financially viable distribution capacity expansion strategy based on the cost benefit analysis and can serve as a basis for managerial investment decision making.

Kata Kunci : analisis biaya manfaat, kapasitas distribusi, truk mixer, pembelian, penyewaan.

  1. S2-2026-552252-abstract.pdf  
  2. S2-2026-552252-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-552252-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-552252-title.pdf