Laporkan Masalah

Studi Kelayakan Implementasi Aplikasi Alternative and Augmentative Communication (AAC) sebagai Media Komunikasi Pasien yang Terpasang Ventilator di ICU: Perspektif Tenaga Kesehatan di ICU Dewasa RSUP DR Sardjito

Catur Prasetyo Wibowo, Dr. dr. Akhmad Yun Jufan, M.Sc, SpAn-TI, Subsp.T.I (K).; Dr. dr. Mahmud, M.Sc, SpAn, FIPM, Subsp. M.N (K),

2026 | Tesis-Subspesialis | SUBSPESIALIS ANESTESIOLOGI DAN TERAPI INTENSIF

Latar Belakang: Komunikasi antara pasien dan tenaga kesehatan di unit perawatan intensif (ICU) merupakan tantangan besar, terutama bagi pasien yang tidak dapat berbicara karena intubasi atau gangguan neurologis. Hambatan ini dapat menyebabkan stres, kecemasan, kesalahpahaman medis, dan risiko keselamatan pasien. Untuk membantu komunikasi dengan pasien ICU, metode komunikasi augmentatif dan alternatif (AAC) dapat digunakan. Aplikasi MediSpeak merupakan salah satu teknologi komunikasi augmentatif yang dirancang untuk membantu pasien ICU dalam menyampaikan kebutuhan dasar mereka melalui simbol dan kata-kata visual.

Tujuan: Menilai kelayakan implementasi aplikasi komunikasi augmentatif dan alternatif (AAC) di ICU dari sudut pandang tenaga kesehatan.

Metode: Desain penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan mixed method (Explanatory Sequential Design). Sampel penelitian ini adalah 34 perawat yang telah bekerja selama minimal 2 tahun di ICU RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dan 10 pasien yang telah menggunakan aplikasi MediSpeak selama menjalani perawatan di ICU. Setiap perawat mengisi kuesioner dan menjalani wawancara setelah 2 bulan menggunakan aplikasi MediSpeak untuk berkomunikasi dengan pasien. Setiap pasien hanya menjalani wawancara.

Hasil : Berdasarkan hasil analisis secara akumulatif, nilai rata-rata persepsi tenaga kesehatan di ICU Dewasa RSUP Dr. Sardjito mengalami peningkatan yang cukup berarti dari nilai 4,09 pada saat kuesioner awal penelitian kemudian naik menjadi 4,60 pada saat kuesioner akhir penelitian. Kebermaknaan peningkatan nilai ini diperkuat oleh hasil uji statistik Wilcoxon yang menghasilkan nilai p-value sebesar 0,001 (p<0>

Kesimpulan : Penggunaan Aplikasi AAC layak diimplementasikan oleh tenaga kesehatan dalam berkomunikasi dengan pasien yang terpasang ventilator di ICU.

Background: Communication between patients and healthcare professionals in the intensive care unit (ICU) is a significant challenge, especially for patients who cannot speak due to intubation or neurological impairment. This barrier can lead to stress, anxiety, medical misunderstandings, and patient safety risks. To facilitate communication with ICU patients, augmentative and alternative communication (AAC) methods can be used. The MediSpeak application is one such augmentative communication technology designed to help ICU patients communicate their basic needs through visual symbols and words.

Objective: To assess the feasibility of implementing the augmentative and alternative communication (AAC) application in the ICU from the perspective of healthcare professionals.

Methods: This study used a pre-experimental mixed-methods (Explanatory Sequential Design) design. The sample consisted of 34 nurses who had worked for at least two years in the ICU at Dr. Sardjito General Hospital in Yogyakarta, and 10 patients who had used the MediSpeak app during their ICU stay. Each nurse completed a questionnaire and underwent an interview after two months of using the MediSpeak app to communicate with patients. Each patient only underwent an interview.

Results : Based on the cumulative analysis, the average perception score of healthcare workers in the Adult ICU of Dr. Sardjito General Hospital increased significantly from 4.09 in the initial questionnaire to 4.60 in the final questionnaire. This significant increase was confirmed by the Wilcoxon statistical test, which yielded a p-value of 0.001 (p<0>

Conclusion : The use of the AAC application is suitable for implementation by health workers in communicating with patients on ventilators in the ICU.

Kata Kunci : Komunikasi, AAC, MediSpeak, ICU

  1. SPESIALIS-2-2026-537674-abstract.pdf  
  2. SPESIALIS-2-2026-537674-bibliography.pdf  
  3. SPESIALIS-2-2026-537674-tableofcontent.pdf  
  4. SPESIALIS-2-2026-537674-title.pdf