IDENTIFIKASI POLA ALIRAN DUA FASA AIR-UAP AIR DARI HASIL KONDENSASI BERDASARKAN GRADIEN TEKANAN PADA PIPA HORISONTAL
Wildan Salim, Prof. Dr. Ir. Indarto, DEA
2010 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINEksperimen terhadap pola aliran dua fasa air-uap air dari hasil kondensasi uap pada pipa horisontal dilakukan dengan tujuh variasi debit uap masuk ke dalam pipa kondensat yang semakin meningkat. Pengkondensasian dilakukan pada pipa anulus dengan panjang 1,6 m, diameter pipa anulus bagian luar sebagai pipa pendingin 4 inchi, dan diameter pipa anulus bagian dalam sebagai pipa kondensat 17 mm. Pola aliran yang diamati ditentukan berdasarkan gradien tekanan antara titik inlet dan titik outlet pipa kondensat dengan melihat fluktuasi gradien tekanan yang menonjol. Visualisasi pola aliran di dalam pipa kondensat diamati melalui pipa transparan yang posisinya terletak setelah titik outlet pipa kondensat. Jadi, fenomena yang terlihat pada pipa transparan adalah hasil kumpulan gejala yang terjadi di sepanjang pipa kondensat. Pada variasi pertama dengan debit uap paling rendah didapatkan pola aliran stratified dengan penambahan kondensat yang kontinyu sepanjang waktu tes uji. Pada variasi kedua sampai ketujuh didapatkan pola aliran yang bervariasi, seperti stratified, wavy, plug, dan slug. Pola aliran wavy terjadi pada peralihan pola aliran stratified menuju plug atau slug. Pola aliran annular tidak dapat diamati karena pipa kondensat tidak transparan, sedangkan pipa transparan terletak setelah pipa kondensat. Dengan kenaikan debit uap masuk ke dalam pipa kondensat, sinyal gradien tekanan juga mengalami peningkatan secara umum dengan laju pendinginan yang dianggap tetap.
Kata Kunci : pola aliran dua fasa, kondensasi, gradien tekanan, pipa horisontal