PERBANDINGAN KECERDASAN EMOSI ANTARA MAHASISWA JENJANG PROFESI DENGAN MAHASISWA JENJANG AKADEMIK (Kajian di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada)
BAYU YUDANTO, Dr. drg. Julita Hendrartini, M.Kes.; drg. Rosa Amalia, M.Kes.
2012 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER GIGIKecerdasan emosi merupakan salah satu bentuk kecerdasan sosial yang meliputi kemampuan untuk memonitor perasaan dan emosi diri sendiri serta orang lain, merasakan perbedaannya dan menggunakan informasi ini sebagai tuntunan dalam berpikir dan mengambil tindakan. Kecerdasan emosi berkembang sejalan dengan pengalaman dan umur seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kecerdasan emosi antara mahasiswa jenjang profesi dengan mahasiswa jenjang akademik FKG UGM dan hubungan tingkat senioritas dengan kecerdasan emosi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan di fakultas kedokteran gigi Univrsitas Gadjah Mada. Subjek berjumlah 154 responden dengan rincian 104 responden mahasiswa jenjang akademik dan 50 mahasiswa jenjang profesi. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner aspek kecerdasan emosi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner kecerdasan emosi untuk mengukur kecerdasan emosi seseorang. Analsis data yang digunakan adalah analisis komparasi independent t-test dan analisis korelasi pearson product moment dengan tingkat kepercayaan 959.. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kecerdasan emosi antara mahasiswa jenjang akademik dengan mahasiswa jenjang profesi dan terdapat hubungan antara tingkat senioritas dengan kecerdasan emosi. Kesimpulan penelitian ini adalah mahasiswa jenjang profesi memiliki kecerdasan emosi yang lebih baik daripada mahasiswa jenjang akademik dan semakin senior mahasiswa maka akan memiliki kecerdasan emosi yang lebih baik pula.
Emotional intelligence is a form of social intelligence that involves the ability to monitor feelings and emotions of ourselves and others, feel the difference and use this information as a guide in thinking and taking action. Developing emotional intelligence in line with experience and age of a person. The aim of this study was to determine the comparison of emotional intelligence between clinical student with pre-clinical student and the relationships of seniority level with emotional intelligence. Observasional study was carried out at Dentistry Faculty of Gadjah Mada University. There was 154 respondents, consisting of 104 pre-clinical students and 50 clinical students, taken as sample of this study. The instrument used in this study was Emotional Intelligence Ouestionnaire. Comparation analysis of the data used were independent t-test and correlation analysis using Pearson product moment with 95% of confidence level. The result showed that there is a difference between emotional intelligence levels between pre-clinical student with clinical student and there is a relationships between seniority level with emotional intelligence. The conclusions of this study is emotional intelligence level of clinical student is better that pre-clinical student and the more senior student will then have a better emotional intelligence anyway.
Kata Kunci : kecerdasan emosi, mahasiswa profesi, mahasiswa akademik.