Pendugaan struktur bawah permukaan daerah perbukitan Jiwo, Bayat, Klaten dengan metode Resistivity Mapping dan Sounding
SEHAT, Suleman, Dr. Wahyudi
2005 | Tesis | S2 Ilmu FisikaTelah dilakukan pengukuran dengan menggunakan metode resistivitas yang bertujuan untuk melakukan penafsiran struktur bawah permukaan bumi tentang keberadaan batas kontak secara lateral pada daerah penelitian. Pengambilan data dilakukan dari tanggal 8 Desember 2004 sampai dengan 16 Desember 2004 di Watuprahu, Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Peralatan yang digunakan adalah Resistivitymeter OYO Model 2115A McOHM Mark-2. Pengukuran dilakukan dengan dua cara yaitu mapping dan sounding. Metode mapping yang digunakan adalah konfigurasi dipole-dipole 5 lintasan dengan panjang lintasan berkisar antara 250 – 300 meter. Metode sounding yang digunakan adalah konfigurasi sounding Schlumberger sebanyak 5 titik. Hasil interpretasi dari kontur pseudodepth section resistivitas semu memperlihatkan bahwa batuan induk yang merupakan basement di daerah Watuprahu dan sekitarnya adalah batuan beku. Batuan sedimen hanya menumpang di atas batuan beku, disamping itu terdapat pula soil yang menutup batuan sedimen dan batuan beku. Hasil ini didukung oleh data-data sounding yang memperlihatkan adanya soil sebagai lapaisan teratas kemudian batuan sedimen dan basemennya adalah batuan beku.
Measurement by using resistivity method hav e been done with aim to interpret the subsurface structure , existance of lateral boundary at research area. The data was measured 8 Desember 2004 until 16 Desember 2004 in Watuprahu, Bayat, Klaten, Central Java. The survey using a Resistivitymeter OYO Model 2115A Mc OHM Mark-2. Measurement was employed with 2 ways : mapping and sounding. Mapping method using 5 lines of dipole-dipole configuration, with 250-300 m of dipole length. Sounding method using sounding Schlumberger configuration counted 5 points. The interpretation from pseudodepthsection contour of apparent resistivity shows that soil and sedimentary rock lies over igneous rock. Sounding data support the interpretation as shown by 3 layers; soil, sedimentary, and igneous rock, respectively from the top.
Kata Kunci : Geofisika, Resistivity Mapping and Sounding, Batuan Sedimen