Laporkan Masalah

CRITICAL METAPHOR ANALYSIS OF IDEOLOGICAL REPRESENTATIONS IN VINCENT BEVINS’ “THE JAKARTA METHOD”

Aimar Prabhaswara Dzakri, Dr. Ni Gusti Ayu Roselani, M.A.

2026 | Skripsi | SASTRA INGGRIS

Penelitian ini mengkaji metafora konseptual yang dibangun melalui ekspresi metaforis linguistik dalam buku The Jakarta Method (2020) karya Vincent Bevins, khususnya dalam merepresentasikan pembantaian massal di Indonesia tahun 1965–1966 dalam konteks yang lebih luas mengenai kekerasan anti-komunis pada masa Perang Dingin. Dengan menggunakan Conceptual Metaphor Theory dari Lakoff dan Johnson (1980), Metaphor Identification Procedure (MIP) dari Pragglejaz Group (2007), serta Critical Metaphor Analysis (CMA) dari Charteris-Black (2004), penelitian ini mengidentifikasi dan menginterpretasikan ekspresi metaforis yang berperan dalam membentuk representasi ideologis terhadap peristiwa politik, aktor politik, dan kekerasan. Melalui metode analisis dokumen kualitatif, penelitian ini menemukan tiga metafora konseptual dominan, yaitu POLITICAL POWER IS PHYSICAL FORCE, COMMUNISM IS CONTAMINATION, dan VIOLENCE IS NATURAL FORCE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan politik sering direpresentasikan melalui ekspresi yang berkaitan dengan tindakan fisik, yang menggambarkan aktor politik sebagai pihak yang mampu melakukan tekanan, pengendalian, dan penghancuran. Sementara itu, komunisme dikonstruksikan melalui citra kontaminasi yang menggambarkannya sebagai kondisi berbahaya yang membutuhkan tindakan pembersihan, penghapusan, atau pemusnahan. Selain itu, kekerasan dipahami sebagai kekuatan alam yang dapat muncul, menyebar, dan memberikan dampak besar terhadap masyarakat di luar kendali individu. Konstruksi metaforis tersebut menunjukkan bagaimana bahasa dalam The Jakarta Method berperan dalam membentuk pemahaman ideologis mengenai komunisme, anti-komunisme, dan kekerasan politik dengan mengubah proses politik yang abstrak menjadi pengalaman yang konkret dan bermakna secara emosional.

This thesis investigates the conceptual metaphors constructed through linguistic metaphorical expressions in Vincent Bevins’ The Jakarta Method (2020), particularly in representing the 1965–1966 Indonesian mass killings within the broader context of Cold War anti-communist violence. Employing Lakoff and Johnson’s (1980) Conceptual Metaphor Theory, Pragglejaz Group’s (2007) Metaphor Identification Procedure (MIP), and Charteris-Black’s (2004) Critical Metaphor Analysis (CMA), this research identifies and interprets metaphorical expressions that contribute to the ideological representation of political events, actors, and violence. Through qualitative document analysis, the thesis identifies three dominant conceptual metaphors: POLITICAL POWER IS PHYSICAL FORCE, COMMUNISM IS CONTAMINATION, and VIOLENCE IS NATURAL FORCE. The findings demonstrate that political power is frequently represented through expressions of physical actions, portraying political actors as capable of exerting force, suppression, and destruction. Meanwhile, communism is constructed through contamination-related imagery that frames it as a threatening condition requiring removal, purification, or eradication. Additionally, violence is conceptualized as a natural force that emerges, spreads, and overwhelms societies beyond individual control. These metaphorical constructions reveal how language in The Jakarta Method contributes to shaping ideological understandings of communism, anti-communism, and political violence by transforming abstract political processes into concrete and emotionally significant experiences.

Kata Kunci : anti-communism, conceptual metaphor, critical metaphor analysis, political violence, The Jakarta Method

  1. S1-2026-502875-abstract.pdf  
  2. S1-2026-502875-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-502875-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-502875-title.pdf