Laporkan Masalah

Penafsiran struktur bawah permukaan dengan menggunakan metode VLF di daerah Watuprahu Bayat, Klaten, Jawa Tengah

ROSMAN, Dr. Wahyudi

2005 | Tesis | S2 Ilmu Fisika

Telah dilakukan pengukuran medan elektromagnetik VLF (Very Low Frequency) dengan menggunakan metode VLF tilt Angle di daerah Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Tujuan survei ini adalah untuk mengetahui batas kontak litologi batuan sedimen,metamorf dan batuan beku secara lateral dan vertikal. Peralatan yang digunakan adalah T – VLF Iris (Very Low Frequency) dengan mode tilt angle memanfaatkan stasiun pemancar VLF JJF4 (Jepang) dengan frekuensi 22.200 Hz. Pengukuran dilakukan sebanyak 5 lintasan dengan jarak antar lintasan 100 meter dan jarak antar titik pengukuran 10 meter. Kontur pseudosection rapat arus ekivalen dari kedalaman semu masingmasing lintasan yang mencapai 40 meter menunjukkan adanya klosur-klosur anomali, yang di interpretasikan sebagai batas kontak anomali antara batuan sedimen, batuan metamorf, dan batuan beku yang dikontrol oleh struktur patahan.

Measurements of electromagnetic field VLF (Very Low Frequency) have been carried out by mean of VLF – Tilt Angle at Bayat, Klaten, Jawa Tengah. The purpose of this survey is to detect lateral and vertical contact of sedimentary, metamorphic, dan igneous rock. The survey used a T-VLF IRIS (very Low Frequency) with tilt angle mode and used transmiter station VLF JJF4 (Japan) 22.200 Hz. There were 5 lines measurement consist with 100 meter spacing line and the 10 meter spacing point. Pseudosection countour of equivalent current and pseudodepth each line which could reach 40 meter depth shows anomaly closures. This anomaly is interpreted as a lithilogy contact of sedimentary , metamorphic, and igneous rock, which is controlled by a fault structure.

Kata Kunci : Geofisika, Elektromagnetik, Metode VLF, Batuan Sedimen


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.