Laporkan Masalah

Aktivitas Phalerin hasil isolasi dari daun Mahkota dewa \{Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl\} sebagai pemacu fagositosis makrofag dan antiradikal in vitro

WIJANARKO, Heri, Dr. Subagus Wahyuono, M.Sc.,Apt

2005 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Tanaman mahkota dewa [Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl.] secara tradisional digunakan dalam pengobatan kanker. Pada penelitian pendahuluan terhadap ekstrak metanol daun mahkota dewa ditemukan senyawa baru glukosida bensofenon dan disebut sebagai phalerin. Berdasarkan uji sitotoksik phalerin terhadap beberapa sel kanker manusia, phalerin tidak toksik terhadap sel kanker A498, Raji, dan sel vero (normal) dan sitotoksik rendah terhadap sel kanker T47-D, WiDR, HeLa, EVSA-T dan NS-1. Oleh karena itu, dimungkinkan phalerin memiliki aktivitas melawan kanker dengan mekanisme lain seperti imunostimulan atau kemopreventif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas phalerin sebagai imunostimulan dan kemopreventif. Penelitian imunostimulan dilakukan dengan metode fagositosis lateks secara in vitro menurut Leijh dkk (1986), dimana makrofag diisolasi dari peritoneum mencit, sedangkan penelitian kemopreventif dilakukan dengan uji antiradikal DPPH yang ditentukan dengan ratio penurunan absorbansi DPPH menggunakan spektrofotometer UV-Vis menurut Kwon dkk (2003) Hasil penelitian menunjukkan bahwa phalerin dengan beberapa konsentrasi konsentrasi (1,85 μg/ml, 5,56 μg/ml, 16,67 μg/ml, 50 μg/ml, 100 μg/ml ) mampu meningkatkan aktivitas fagositosis makrofag secara signifikan (p<0,05). Hasil penelitian antiradikal menunjukkan bahwa phalerin dengan beberapa konsentrasi (1,85 μg/ml, 5,56 μg/ml, 16,67 μg/ml, 50 μg/ml, 75 μg/ml, 250 μg/ml, 500 μg/ml) mampu menurunkan absorbansi DPPH dengan IC50 ekstrapolasi= 837 μg/ml, aktivitas antiradikal phalerin lebih kecil dibanding kuersetin (kontrol positif). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa phalerin mampu meningkatkan aktivitas fagositosis makrofag secara in vitro dan mempunyai aktivitas yang lemah sebagai antiradikal. Oleh karena itu, kemungkinan besar phalerin memiliki aktivitas melawan kanker melalui efek imunostimulansia.

Mahkota dewa [Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl.] has been used traditionally to treat cancers. Preliminary study on methanolic extract of the leaves yielded new benzophenoic glucoside and identified as phalerin .Based on cytotoxic study of phalerin on several human cancer cells, phalerin is not quite toxic on A498 Raji, and vero cells, and low cytotoxic on T47-D, WiDR, HeLa, EVSA-T, and NS-1, therefore phalerin was suggested to have activity against cancer with different mechanisms of action such as immunostimulant & chemopreventive. Therefore this study was aimed at determining phalerin activity as immunostimulant and chemopreventive. For immunostimulant study, we used the method as described by Leijh (Latex phagocytic macrophage in vitro) where the isolated macrophages from rat peritoneal were cultured, and this chemopreventive study used antiradical test by phalerin where antiradical activity corresponded to the ratio of the reduction on DPPH absorption with spectrophotometry UV-Vis according to Kwon, et al (2003). The data showed that various concentration of phalerin (1,85 μg/ml , 5,56 μg/ml , 16,67 μg/ml , 50 μg/ml ,100 μg/ml) improved phagocytic activities of macrophage significanly (p< 0,05) compared negatif control. From this antiradical test showed that remarkable result at various concentrations of phalerin (1,85 μg/ml , 5,56 μg/ml , 16,67 μg/ml , 50 μg/ml ,75 μg/ml, 250 μg/ml, 500 μg/ml) reduced DPPH absorbance with IC50 extrapolation 837 μg/ml. Antiradical activity of phalerin is lower than quercetin (positif control). In conclusion, phalerin could improve macrophage phagocytic activity (in vitro) but it showed had low antiradical activity. Therefore, the machanism underlying of phalerin againts cancer is due to its immunostimulant effect.

Kata Kunci : Tanaman Obat,Kanker,Mahkota Dewa,Phalerin,Uji Fagositosis Makrofag, Phalerin, macrophage, antiradical


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.