Perancangan Model Bisnis Pakaian Perempuan “Azvera”
Adzqia Zahradiva Khanza Syavira, Bayu Sutikno, S.E., M.S.M., Ph.D.
2026 | Tesis | S2 Manajemen
Industri fesyen merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang memiliki peran penting terhadap perekonomian, baik pada tingkat global maupun nasional. Di Indonesia, pasar fesyen menunjukkan perkembangan yang positif, dengan pakaian perempuan sebagai salah satu segmen utama dalam pasar pakaian. Namun, perkembangan tersebut juga diikuti oleh permasalahan fast fashion, yaitu pola produksi dan konsumsi pakaian yang mengikuti pergantian tren secara cepat, sehingga mendorong pakaian cepat berganti, memperpendek masa penggunaan produk, serta meningkatkan limbah tekstil. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya alternatif usaha pakaian perempuan yang tidak hanya mengikuti tren jangka pendek, tetapi juga memperhatikan pemilihan bahan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan, kenyamanan penggunaan, dan desain timeless. Azvera dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Namun, sebagai usaha yang masih berada pada tahap perancangan, Azvera belum memiliki model bisnis yang tersusun secara utuh dan belum diketahui kelayakan finansialnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model bisnis Azvera sebagai usaha pakaian perempuan dengan konsep ramah lingkungan, serta menganalisis kelayakan finansial dari model bisnis yang dirancang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif yang didukung analisis kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan dua calon pelanggan potensial dan dua pelaku bisnis sejenis, serta survei daring kepada 52 responden. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan peta empati, Kanvas Model Bisnis, dan analisis kelayakan finansial melalui perhitungan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Penelitian ini menghasilkan rancangan model bisnis Azvera dalam bentuk Kanvas Model Bisnis, dengan proposisi nilai berupa pakaian perempuan ramah lingkungan yang mengutamakan bahan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan, desain timeless, kenyamanan penggunaan, pilihan ukuran yang lebih lengkap, serta informasi produk yang jelas. Berdasarkan analisis kelayakan finansial pada skenario normal, diperoleh NPV sebesar Rp301.082.877, IRR sebesar 56,34%, dan PP selama 1,65 tahun. Hasil tersebut menunjukkan bahwa rancangan model bisnis Azvera layak untuk dijalankan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi berupa rancangan model bisnis pakaian perempuan ramah lingkungan yang tidak hanya menawarkan alternatif produk yang nyaman dan dapat digunakan dalam jangka panjang, tetapi juga mendukung upaya mengurangi dampak lingkungan dari pola konsumsi fast fashion.
The fashion industry is one of the creative economy subsectors that plays an important role in the economy, both globally and nationally. However, as a business thaAzvera’sll in the planning stage, Azvera, with women’s clothing as one of the main segments in the apparel market. However, this development is also followed by the issue of fast fashion, which refers to a pattern of clothing production and consumption that follows rapid trend changes. This pattern encourages frequent clothing replacement, shortens product usage periods, and increases textile waste. This condition indicates the need for an alternative women’s clothing business that does not only follow short-term trends, but also considers the use of more environmentally responsible materials, wearing comfort, and timeless design. Azvera is designed as a response to this need. However, as a business that is still in the planning stage, Azvera does not yet have a complete business model and its financial feasibility has not been assessed.
This study aims to design Azvera’s business model as a women’s clothing business with an environmentally friendly concept and to analyze the financial feasibility of the proposed business model. This research uses a descriptive approach with qualitative methods supported by quantitative analysis. Data were collected through interviews with two potential customers and two similar business owners, as well as an online survey involving 52 respondents. The collected data were then analyzed using an empathy map, Business Model Canvas, and financial feasibility analysis through Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PP).
This study presents Azvera’s business model design in the form of a Business Model Canvas, with a value proposition consisting of environmentally friendly women’s clothing that emphasizes more environmentally responsible materials, timeless design, wearing comfort, more complete size options, and clear product information. Based on the financial feasibility analysis in the normal scenario, the NPV is IDR 301,082,877, the IRR is 56.34%, and the PP is 1.65 years. These results indicate that Azvera’s proposed business model is feasible to implement. Overall, this study contributes to the design of an environmentally friendly women’s clothing business model that not only offers comfortable products that can be used for a longer period, but also supports efforts to reduce the environmental impact of fast fashion consumption patterns.
Kata Kunci : pakaian perempuan, pakaian ramah lingkungan, kanvas model bisnis, peta empati, kelayakan finansial