Pengaruh Kinerja Logistik terhadap Daya Saing Ekspor UMKM (Studi Kasus UMKM Berorientasi Ekspor di Kalimantan Timur)
Putri Pratiwi, Ario Wicaksono, M.Si., Ph.D; Dr. Agr. Evita Hanie Pangaribowo, S.E., M.IDEC
2026 | Tesis | S2 Mag.Studi Kebijakan
Kinerja
logistik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan daya
saing ekspor UMKM. Namun demikian, UMKM di Kalimantan Timur masih menghadapi
berbagai kendala logistik, seperti keterbatasan infrastruktur distribusi,
tingginya biaya pengiriman, kompleksitas proses ekspor, serta keterbatasan
integrasi digital dalam rantai pasok. Kondisi tersebut memengaruhi kemampuan
UMKM dalam menjangkau pasar internasional dan mempertahankan daya saing produk
ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kinerja Logistik yang
dihadapi UMKM terhadap Daya Saing Ekspor UMKM di Kalimantan Timur serta
mengidentifikasi alasan indikator tertentu memengaruhi aktivitas ekspor UMKM.
Penelitian
ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential
explanatory. Tahap kuantitatif dilakukan melalui penyebaran kuesioner
kepada 58 UMKM ekspor di Kalimantan Timur dan dianalisis menggunakan metode Partial
Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Tahap kualitatif
dilakukan melalui wawancara mendalam untuk memperkuat interpretasi hasil
kuantitatif dan memahami kondisi empiris UMKM ekspor secara lebih komprehensif.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Kinerja Logistik memiliki pengaruh positif dan
signifikan terhadap Daya Saing Ekspor UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa
peningkatan kualitas layanan logistik, efisiensi distribusi, ketepatan waktu
pengiriman, serta dukungan infrastruktur logistik berkontribusi terhadap
peningkatan kemampuan UMKM dalam bersaing di pasar internasional. Penelitian
juga menemukan bahwa UMKM cenderung memilih pasar ekspor dengan akses logistik
yang lebih mudah seperti kawasan ASEAN dan China. Selain itu, sebagian besar
UMKM masih berada pada tahap awal transformasi digital ekspor dengan dominasi penggunaan
media sosial dibandingkan platform digital logistik yang terintegrasi. Hasil
wawancara menunjukkan bahwa keterbatasan infrastruktur, biaya logistik, akses
pasar, dan kapasitas digital masih menjadi tantangan utama dalam pengembangan
ekspor UMKM.
Secara
teoritis, penelitian ini memperkuat konsep Supply
Chain Management dan Logistics Performance yang menjelaskan bahwa
efisiensi logistik, konektivitas distribusi, dan kualitas layanan logistik
memengaruhi kemampuan usaha dalam bersaing di pasar internasional. Secara
praktis, penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan infrastruktur
logistik, peningkatan efisiensi layanan customs, integrasi sistem
distribusi, serta percepatan digitalisasi UMKM perlu menjadi prioritas dalam
mendukung peningkatan daya saing ekspor UMKM di Kalimantan Timur.
Logistics
performance is one of the important factors in enhancing the export competitiveness
of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). However, MSMEs in East
Kalimantan still face various logistical challenges, including limited
distribution infrastructure, high shipping costs, export process complexity,
and limited digital integration within the supply chain. These conditions
affect the ability of MSMEs to access international markets and maintain the
competitiveness of their export products. This study aims to analyze the effect
of Logistics Performance faced by MSMEs on their Export Competitiveness in East
Kalimantan and to identify various factors influencing MSME export activities.
This study employed a mixed methods approach
using a sequential explanatory design. The quantitative phase was
conducted through questionnaire distribution to 58 export-oriented MSMEs in
East Kalimantan and analyzed using the Partial Least Square–Structural
Equation Modeling (PLS-SEM) method. The qualitative phase was conducted
through in-depth interviews to strengthen the interpretation of the quantitative
findings and to gain a more comprehensive understanding of the empirical
conditions of export-oriented MSMEs.
The results indicate that Logistics Performance has
a positive and significant effect on MSME Export Competitiveness. These
findings suggest that improvements in logistics service quality, distribution
efficiency, delivery timeliness, and logistics infrastructure contribute to
enhancing the ability of MSMEs to compete in international markets. The study
also found that MSMEs tend to target export markets with easier logistics
access, such as ASEAN countries and China. In addition, most MSMEs are still in
the early stages of export digital transformation, characterized by the
dominance of social media usage compared to integrated digital logistics
platforms. The interview results further reveal that infrastructure
limitations, logistics costs, market access, and digital capability remain
major challenges in developing MSME exports.
Theoretically, this study strengthens the concepts
of Supply Chain Management and Logistics Performance, which
explain that logistics efficiency, distribution connectivity, and logistics
service quality influence firms’ ability to compete in international markets.
Practically, this study implies that strengthening logistics infrastructure,
improving customs service efficiency, integrating distribution systems, and
accelerating MSME digitalization should become priorities in supporting the
enhancement of MSME export competitiveness in East Kalimantan.
Kata Kunci : Kinerja Logistik, Daya Saing Ekspor, UMKM, Mixed Methods, PLS-SEM, Kalimantan Timur.