Pengaruh aktivitas manusia pada kerusakan hutan Mangrove di Kabupaten Kupang :: Studi kasus Kecamatan Kupang Timur
KALE, Joseph Leonard, Dr. Sunarto, MS
2005 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan (Magister Pengelolaan LingkungaPenelitian ini dilaksanakan di Desa Nunkurus dan Desa Merdeka Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Tujuan penelitian ini adalah: (1)mengkaji faktor- faktor atau pengaruh aktivitas masyarakat pada kerusakan hutan mangrove; (2) mengkaji peranserta masyarakat dalam mengelola hutan mangrove di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Metode penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan analisis deskriptif. Variabel yang digunakan terdiri atas variabel bebas yaitu pendidikan, pengetahuan, dan pendapatan; dan variabel tidak bebas yaitu kerusakan hutan mangrove dilihat dari aspek penggunaan lahan pertambakan. Faktor-faktor kondisi sosial ekonomi berupa tingkat pendidikan, dan pendapatan, berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat dalam bentuk penggunaan lahan pertambakan yang menyebabkan kerusakan pada hutan mangrove. Faktor tingkat pengetahuan tentang hutan mangrove tidak berpengaruh pada kerusakan hutan mangrove. Peranserta masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove ditunjukkan oleh keaktifannya dalam penyuluhan, dan tindakan pencegahan kerusakan hutan mangrove, pada tingkat sedang atau cukup ( 48.3%).
This research is done in Nunkurus village and Merdeka village of Kupang Timur Subdistrict, District of Kupang. The objectives of this research are to: (1) evaluate factors of people activities on damage of mangrove forest; (2) evaluate people participation in managing mangrove forest in Kupang Timur Subdistrict, District of Kupang. It uses survey method with descriptive analysis. Variables used in this research consist of independent variables including education, knowledge, and income; and dependent variable, that is, mangrove forest damage in term of aspect of aquaculture area usage. Factors of economic social conditions such as education and income level have impact on people activities in form of aquaculture area usage that cause the mangrove forest damage. Factor of knowledge level on mangrove forest have no impact on mangrove forest damage. People participation in managing mangrove forest is indicated by their activeness in extension and in preventing mangrove forest damage, in moderate level of 48.3%.
Kata Kunci : hutan mangrove, kerusakan, peranserta masyarakat, pertambakan, mangrove forest, damage, people participation, aquaculturing