Strategi Komunitas Great and Green dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat pada Pengelolaan Sampah Organik di Kalurahan Warungboto, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta
Rahmah Nur Azizah, Dr. Krisdyatmiko, S.Sos., M.Si
2026 | Skripsi | ILMU SOSIATRI
Permasalahan sampah organik masih menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan lingkungan di Kota Yogyakarta. Kondisi ini semakin terasa sejak terbatasnya layanan pembuangan sampah ke TPA Piyungan, sehingga pengelolaan sampah dari sumbernya menjadi semakin penting. Namun, pengelolaan sampah organik tidak hanya berkaitan dengan persoalan teknis, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Keterlibatan masyarakat diperlukan sejak tahap pemilahan sampah dari rumah, penyetoran sampah, hingga dukungan terhadap kegiatan pengolahan sampah di tingkat lokal. Dalam praktiknya, partisipasi masyarakat belum selalu berjalan merata karena masih dipengaruhi oleh kesadaran, waktu, kebiasaan, dan kemauan individu untuk terlibat.
Merespons persoalan tersebut, Komunitas Great and Green hadir sebagai inisiatif masyarakat sipil yang berupaya mengelola sampah organik melalui pendekatan berbasis komunitas di Kalurahan Warungboto, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi Komunitas Great and Green dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pengelolaan sampah organik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri atas pengurus Komunitas Great and Green, anggota Kelompok Tani Tegal Hijau Lestari, dan nasabah sampah komunitas yang terlibat dalam kegiatan pengelolaan sampah organik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi
Komunitas Great and Green dalam meningkatkan partisipasi masyarakat
dilakukan secara bertahap melalui kegiatan yang berangkat dari kebutuhan
masyarakat, pelibatan tokoh lokal, peningkatan kapasitas, fleksibilitas
kegiatan, kemitraan, kerja bersama, berbagi informasi, dan pemberian pilihan
bentuk keterlibatan. Strategi tersebut memberi ruang bagi masyarakat untuk
terlibat sesuai dengan kondisi dan kemampuannya. Partisipasi paling kuat
terlihat pada anggota Kelompok Tani Tegal Hijau Lestari yang berperan langsung
dalam kegiatan teknis pengelolaan sampah organik, sedangkan nasabah dan
masyarakat sekitar lebih banyak terlibat melalui pemilahan dan penyetoran
sampah. Namun, partisipasi masyarakat belum berkembang secara merata di luar
kelompok inti karena partisipasi aktif masih banyak bertumpu pada anggota
Kelompok Tani Tegal Hijau Lestari.
Organic waste remains one of the challenges in environmental management in Yogyakarta City. This condition has become more apparent since waste disposal services to the Piyungan Landfill became limited, making waste management from the source increasingly important. However, organic waste management is not only related to technical issues, but also requires community participation. Community involvement is needed from the stage of household waste sorting, waste submission, to support for local waste processing activities. In practice, community participation has not always developed evenly because it is still influenced by awareness, time, habits, and individual willingness to be involved.
In response to this issue, Komunitas Great and Green emerged as a civil society initiative that seeks to manage organic waste through a community-based approach in Kalurahan Warungboto, Kemantren Umbulharjo, Yogyakarta City. This study aims to identify and analyze the strategies of Komunitas Great and Green in increasing community participation in organic waste management. This research used a descriptive qualitative method, with data collected through interviews, observation, and documentation. The informants in this study consisted of the administrators of Komunitas Great and Green, members of the Tegal Hijau Lestari Farmers Group, and community waste customers who were involved in organic waste management activities.
The findings show that the strategies of Komunitas Great
and Green in increasing community participation are carried out gradually
through activities based on community needs, the involvement of local figures,
capacity building, flexible activities, partnerships, collaborative work,
information sharing, and the provision of choices in forms of involvement.
These strategies provide space for community members to participate according
to their conditions and capacities. The strongest participation was found among
members of the Tegal Hijau Lestari Farmers Group, who were directly involved in
the technical activities of organic waste management. Meanwhile, waste
customers and surrounding community members were mostly involved through waste
sorting and waste depositing. However, community participation has not
developed evenly beyond the core group, as active participation still relies
mostly on members of the Tegal Hijau Lestari Farmers Group.
Kata Kunci : Strategi Komunitas, Community Engagement, Partisipasi Masyarakat, Pengelolaan Sampah Organik, Komunitas Great and Green.