Pemodelan Laju Respirasi dan Umur Simpan Buah Sawo (Achras sapota L.) pada Penyimpanan Hipobarik
HAWA, La Choviya, Prof.Dr.Ir. Budi Rahardjo, MSAE
2005 | Tesis | S2 Teknik Pertanian/Mekanisasi PertanianPenelitian ini mengenai penyimpanan hipobarik, yaitu teknik penyimpanan dengan pengaturan kondisi ruang penyimpan bersuhu rendah, tekanan di bawah tekanan atmosfer normal dan kelembaban tinggi yang bertujuan untuk mengetahui perilaku kemunduran mutu yang dinyatakan dalam laju respirasi, susut berat, gula reduksi, tekstur dan mengetahui umur simpan buah. Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun model simulasi pendugaan laju respirasi dan umur simpan buah sawo pada penyimpanan hipobarik serta melakukan validasi dan analisa kepekaan model yang dikembangkan Dipilih buah sawo (Achras sapota L.) yang disimpan pada pada kondisi suhu 10°C dan 20°C dengan tekanan 30, 50 dan 70 kPa selama 10 hari. Hasil penelitian menunjukkan laju respirasi awal sawo terendah pada suhu 10°C tekanan 30 kPa sebesar 9,571 mg/kg.jam. Susut berat, gula reduksi dan nilai tekstur terendah pada suhu 10°C tekanan 30 kPa sebesar 3,57%, 5,42% dan 254,42 gr/mm/detik. Pemodelan laju respirasi sawo pada penyimpanan hipobarik dinyatakan sebagai T166/ -e 0,3786P 0,001- 0,9434-ie PT 119,0Rθ(Rumus) dengan syarat keberlakuan, kondisi penyimpanan berada pada suhu 10°C-20°C dan tekanan 30 kPa-70 kPa. Pemodelan nilai tekstur sawo pada penyimpanan hipobarik dinyatakan sebagai (rumus) Pemodelan umur simpan sawo pada penyimpanan hipobarik dinyatakan sebagai (rumus) dengan syarat keberlakuan, kondisi penyimpanan berada pada suhu 10°C-27°C dan tekanan 30 kPa-101 kPa. Berdasarkan penelitian ini dapat disarankan, perlu dilakukan pengkajian pemodelan laju respirasi dan umur simpan buah sawo pada penyimpanan hipobarik terhadap komoditas lain.
This research studied on hypobaric storage, i.e. storage technique with arrangement of room condition storage in low temperature level, pressure below normal atmospheric pressure and high humidity in order to determine quality deterioration behavior which was expressed in respiration rate, weight loss, reduction sugar, texture and to know the shelf life-time. Sapote fruit (Achras sapota L,) was chosen and kept at the temperature level of 10° C and 20° C with pressure of 30, 50 and 70 kPa during 10 days. Research result showed that the early respiration rate of sapote reached the lowest point at temperature level of 10° C and pressure 30 kPa was equal to 9,571 mg / kg.hour. Weight loss, reduction sugar and texture value reached the lowest point at temperature level of 10° C and pressure 30 kPa was equal to 3,57%, 5,42% and 254,42 gr/mm/second. The model of respiration rate on hypobaric storage was expressed as: (formula)= The model of texture value on hypobaric storage was expressed as : (formula) The model of sapote life-time on hypobaric storage was expressed as : (formula) Based on this research can be suggested that sapote requires to have the temperature level of 10°C - 20° C with pressure of (formula) and it is important to make advanced research on the model of respiration rate and shelf life-time at hypobaric storage about other commodity.
Kata Kunci : Pengolahan Pasca Panen,Penyimpanan Buah Sawo,Hipobarik