Laporkan Masalah

Identifikasi dan pengendalian penyakit karat palsu pada tanaman Nilam (Pogostemon cablin) dengan fungisida

KUSNANTA, Muhammad Aris, Prof.Dr.Ir. Christanti S., SU

2005 | Tesis | S2 Fitopatologi

Tujuan Penelitian adalah: 1) mengidentifikasi patogen yang menyebabkan penyakit karat pada nilam 2) mengetahui kemanjuran fungisida benomil, triadimefon, dan mankozeb dalam pengendalian penyakit 3) mengetahui pengaruh penggunaan fungisida terhadap rendemen dan kualitas minyak nilam. Penelitian ini menggunakan tanaman nilam terinfeksi milik petani di Girikerto, Turi, Sleman. Identifikasi penyakit dilakukan di Laboratorium Tksikologi Fungisida, Fakultas Pertanian, UGM dan uji efikasi fungisida dilakukan di lapangan. Penelitian disusun menggunakan Rancangan factorial 3 x 5 dengan 3 ulangan yang disusun berdasarkan rancangan acak lengkap berblok. Faktor pertama adalah fungisida dan faktor kedua adalah konsentrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patogen yang telah diidentifikasi adalah Synchytrium sp. yang menyebabkan penyakit karat palsu pada nilam. Pengujian lapangan menunjukkan bahwa benomil 1000 ppm adalah perlakuan paling baik dalam pengendalian penyakit karat palsu. Penyemprotan benomil ke-enam mampu menurunkan intensitas penyakit sampai 24%, persentase rendemen minyak 3,52% dan persentase patchouli alcohol (PA) 34,17% dibandingkan dengan tanpa perlakuan rendemen minyak 1,62% dan persentase PA 36,96%.

The purpose of this study were: 1) to identify the pathogen that caused rust disease on patchouli plant, 2) to know the efficacy of benomyl, triadimefon and mankozeb fungicides on controlling the disease, 3) to know the effect of fungicides application on patchouli oil content and quality. This experiment used infected farmer’s patchouli plant at Girikerto, Turi, Sleman. Identification of the disease was done in Laboratory of Pesticides Toxicology, Faculty of Agriculture, GMU and the efficacy of fungicides was done in the field. The experiment was arranged using 3 x 5 Factorial Design, with three replications that based on Randomized Completelly Block Design. The first factor was fungicides and the second factor was concentrations. The results showed that the pathogen was identified as Synchytrium sp. that caused false rust disease on patchouli plant. The field experiment showed that 1000 ppm benomyl was the best treatment on controlling false rust. Up to six times of benomyl spraying the disease intensity was reduced 24%, the percentage of patchouli oil content was 3.52% and patchouli alcohol was 34.17% compare with untreated plant 1.62% patchouli oil content and 36.96% patchouli alcohol.

Kata Kunci : Tanaman Nilam, Penyakit Karat, Fungisida


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.