Laporkan Masalah

Kualitias Sperma dan Frekuensi Infertilitas Pria pada Pasangan Infertil di RSUP Dr. Sardjito

Trifina, Dr. dr. H. Ibnu Pranoto, DSOG ; Dr. Umayah, DAP&E, M.Kes.

1998 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Infertilitas pria dilihat dari kualitas spermanya mempunyai peran yang cukup besar pada infertilitas suatu pasangan. Kualitas sperma dinilai dari variabel-variabel sperma dengan melakukan analisa sperma. Penelitian-penelitian pada analisa sperma menunjukkan hasil yang bervariasi pada daerah dan kelompok umur yang berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik untuk mengetahui berapa frekuensi infertilitas pria pada pasangan infertile yang memeriksakan diri di RSUP Dr. Sardjito, bagaimana kualitas sperma pasangan infertile tersebut dan bagaimana gambaran kualitas sperma tersebut pada kelompok umur yang berbeda. Subyek penelitian adalah pasangan infertile yang memeriksakan diri di Klinik Infertilitas Permata Hati RSUP Dr. Sardjito 1 Januari 1994 sampai 31 Desember 1997. Data yang digunakan merupakan data Sekunder yang diambil dari catatan hasil pemeriksaan analisa sperma yang meliputi pemeriksaan konsentrasi, morfologi, motilitas, volume, konsistensi, warna, bau, pH, fruktosa, sel bulat dan sel lekosit. Subyek penelitian sebanyak 1705 orang digolongkan menurut umur dan kategori sperma menurut kriteria WHO. Dari penggolongan tersebut ditentukan frekuensi infertilitas pria dan hubungan bertambahnya umur dengan kualitas sperma. Pembahasan juga dilakukan menurut setiap variabel sperma. Hasil penelitian menunjukkan frekuensi infertilitas pria sebesar 62,43% dengan kelainan sperma terbanyak asthenozoospermia. Hasil analisa kualitas sperma adalah: 57,3% mempunyai motilitas kurang dari normal, 36,3% mempunyai konsentrasi kurang dari normal; 33,8% mempunyai volume kurang dari normal, 27,4% mempunyai pH tidak normal, 23,6% mempunyai motilitas kurang dari normal; 7,3% mempunyai fruktosa negative, 91% mempunyai warna normal; 100% berbau khas; 11,2% mempunyai sel bulat >1 juta/ml; 5,4% mempunyai sel lekosit >1 juta/ml. Bertambahnya umur sampai 60 tahun tidak memberikan pengaruh yang bermakna pada kualitas sperma.

-

Kata Kunci : kualitas sperma, infertilitas pria

  1. S1-FKU-1998-Trifina-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1998-Trifina-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1998-Trifina-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1998-Trifina-Title.pdf