Kinerja Sistem Pengendalian Banjir Serang Lusi Juana Menggunakan HEC-ResSim
Puspastyari Windamukti, Dr. Ir. Istiarto, M.Eng., IPU. ; Prof. Dr. Ir. Bambang Agus Kironoto
2026 | Tesis | S2 Teknik Sipil
Sistem
Pengendalian Banjir Serang Lusi Juana (SELUNA) merupakan salah satu sistem
pengendalian banjir multiwaduk yang kompleks di Provinsi Jawa Tengah,
menghubungkan Sungai Serang dan Sungai Lusi di bagian hulu dengan Sungai Wulan
dan Sungai Juana di bagian hilir melalui Pintu Pembagi Wilalung. Kompleksitas
interaksi antarwaduk dan jaringan sungai, ditambah belum dilakukannya
penelusuran banjir (flood routing) pada ruas-ruas sungai penghubung,
menyebabkan evaluasi kinerja sistem ini masih terbatas, padahal Kabupaten Demak
sebagai wilayah hilir tercatat mengalami 89 kejadian banjir sejak tahun
1998–2023, dengan debit puncak banjir pada 2024 mencapai 1.682,9 m³/s.
Penelitian ini bertujuan mendapatkan karakteristik aliran banjir dan mengetahui
kinerja Sistem SELUNA dalam mengendalikan debit banjir rencana kala ulang 100
tahun menggunakan perangkat lunak HEC-ResSim dengan metode penelusuran banjir
Muskingum. Simulasi dilakukan pada dua skenario, yaitu Skenario A tanpa
penelusuran banjir dan Skenario B dengan penelusuran banjir Muskingum, terhadap
dua belas ruas sungai selama periode simulasi 52 jam. Parameter <!--[if gte msEquation 12]>
The Serang Lusi Juana Flood Control System (SELUNA)
is one of the complex multi-reservoir flood control systems in Central Java
Province, connecting the Serang and Lusi Rivers in the upstream section with
the Wulan and Juana Rivers downstream through the Wilalung Diversion Gate. The
complexity of inter-reservoir interactions and the river network, combined with
the fact that flood routing has not yet been carried out on the connecting
river reaches, has limited the evaluation of this system's performance — despite
Demak Regency, as the downstream area, having recorded 89 flood events between
1998 and 2023, with a peak flood discharge in 2024 reaching 1,682.9 m³/s. This
study aims to obtain the characteristics of flood flow and determine the
performance of the SELUNA System in controlling the 100-year return period
design flood discharge using HEC-ResSim software with the Muskingum flood
routing method. Simulations were carried out under two scenarios — Scenario A
without flood routing and Scenario B with Muskingum flood routing — across
twelve river reaches over a 52-hour simulation period. The <!--[if gte msEquation 12]>
Kata Kunci : Sistem SELUNA, penelusuran banjir, metode Muskingum, HEC-ResSim, debit puncak