Pengelolaan sampah pasar daerah dalam rangka menunjang konservasi sumber daya alam di Kabupaten Sleman
SUGIHARTO, Dr. H. Totok Gunawan
2005 | Tesis | S2 Ilmu KehutananSecara administratif Kabupaten Sleman terbagi menjadi 86 desa, 17 kecamatan dan memiliki 36 lokasi pasar, dengan jumlah pedagang 12.424 orang, terdiri dari pedagang tetap 9.141 orang dan pedagang tidak tetap 3.283 orang, disamping kedua golongan pedagang tersebut terdapat pedagang musiman yang belum termonitor jumlahnya, hal demikian berpengaruh terhadap pengelolaan sampah. Pasar Kabupaten Sleman per hari menghasilkan sampah 34,97 M dan penanganannya sebatas pengumpulan di tempat penampungan sementara kemudian dipindahkan ke tempat pembuangan akhir cara demikian sewaktu-waktu dapat menimbulkan dampak negatif, belum dilakukan pengelelolaan yang bermanfaat. Jika sampah dikelola dengan baik memiliki potensi sebagai bahan pupuk kompos yang ramah lingkungan, memiliki nilai konservasi tanah, karena sebagian sampah berasal dari bahan-bahan yang mudah terurai oleh mikroorganisme dan cepat membusuk. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui potensi sampah pasar yang dapat dijadikan bahan pupuk kompos, mengetahui partisipasi pedagang terhadap upaya pengelolaan yang menunjang nilai konservasi tanah. Metode penelitian dilakukan dengan survei pada 4 lokasi pasar tipe A, wawancara dan pembagian kuisioner dengan pendekatan kuantitaltif dan kwalitatif untuk memperoleh data primer. Sampel yang digunakan adalah; pedagang tetap, pedagang tidak tetap, pedagang musiman, dan instansi terkait. Perolehan data sekunder dari berbagai sumber seperti Instansi terkait, buku-buku referensi atau literatur serta sumber-sumber yang relevan kemudian dianalisa dengan melihat kondisi area pasar dan potensi sampah sedangkan data primer diperoleh dari respon pedagang dan dianalisa dengan tabulasi frekwensi. Hasil penelitian kondisi pasar, maka dari 650 bangunan kios ditempati 650 pedagang sedangkan 172 los ditempati 2.752 pedagang tetap dan 344 pedagang musiman. 619 bangunan bango ditempati 507 pedagang tetap dan 146 pedagang tidak tetap. Sedangkan pedagan musiman sejumlah 561 orang belum memperoleh tempat berjualan., sehingga ditemui pedagang yang berjualan belum sesuai peruntukannya, kondisi demikian menghambat penangan sampah. Potensi sampah di 4 lokasi pasar selama 14 hari mencapai 33.75 M atau perhari 6 M 3 dari jumlah tersebut diperoleh jenis sampah daun seberat 507.72 Kg dan sampah kertas sejumlah 62.16 Kg. Identitas penghasil sampah sebagian besar kaum wanita, telah kawin dan tingkat pendidikan tamat SLTA serta mata pencaharian pokok adalah pedagang dan pedagang tersebut belum memiliki pengetahuan tentang sampah dan belum menerima penyuluhan serta sanksi namun setuju berpartisipasi melakukan pensortiran sampah jika dimanfaatkan sebagai bahan pupuk kompos yang ramah lingkungan.
Administratively, Sleman Regency is divided into 86 villages and 17 sub-districts with 36 market-place and 12.424 trader/seller consist of 9141 permanent seller and the rest (3.283) is temporary seller. Besides, there are other kinds of seller i.e. seasonal seller which has not been counted, and thus have impact on garbage management. Sleman Regency Market give raise 34.94m3/day garbage and it just gathered temporary then moved to final garbage disposal. Thus can emerge a negative impact resulted from improper management. While in the other hand, the adequate management will give a benefit i.e. compost that environment friendly, soil conservation, because is formed from decomposable material. The study aimed to recognize potential of market garbage to be made into compost, as well as to know trader involvement/contribution on management attempt to enhance soil conservation. A number of surveys within A-type market conducted as method of this study, followed by interview and questionnaire using quantitative and qualitative approaches to get the primary data. The samples including : permanent trader/seller, impermanent seller, seasonal seller, and related instances. Secondary data derived from related instances, literature, and other relevant sourcewhich then it analyzed by observe market area condition and garbage potential. While the primary data obtained from seller response and then analyzed by frequency tabulation. The result suggested that from the number of 6.50 stall, it consisted of 2752 permanent seller and 344 seasonal sellers. From the number of 619 smaller stall, it consisted of 507 permanent sellers and 146 impermanent. While a number of 561 seasonal sellers have no location yet The garbage .potention in thus 4 market locations within 14 days periods is by 33.75 M or 6 M- /d. From thus rates, 507.72 kg of it is leaves garbage, and the rest (62.16kg) is paper garbage. Most of the garbage producer is women, married, senior high graduated, and as a seller who has no acknowledgment of garbage but they agreed to involved on garbage processing into environment friendly compost.
Kata Kunci : Konservasi Sumberdaya Alam,Pengelolaan Sampah