Laporkan Masalah

Kelembagaan Dalam Kinerja Implementasi Public – Private Partnership Untuk Penyediaan Infrastruktur : Tinjauan Literatur Sistematis

Oktrita Purwantari Rahayu, Indri Dwi Apriliyanti, S.IP., MBA., Ph.D.

2026 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK

Kelembagaan merupakan faktor penting bagi keberhasilan pelaksanaan Public Private Pertnership (PPP). Namun demikian, faktor ini kurang mendapat perhatian dibandingkan dengan faktor teknis dan keuangan. Penelitian ini merupakan tinjauan literatur sistematis untuk menganalisis faktor-faktor kelembagaan, baik formal maupun informal, dalam kinerja pelaksanaan PPP pada dimensi proyek dan kebijakan. Serta membandingkan perbedaan antara negara maju dan negara berkembang. Melalui proses penyaringan terstruktur, terdapat 58 artikel yang diterbitkan antara tahun 2012 dan 2024 dipilih sebagai dasar tinjauan ini. Hasil tinjauan dari studi empiris dan teoretis ini mengidentifikasi bahwa: (a) Publikasi mengenai isu-isu kelembagaan di negara-negara berkembang mendominasi literatur yang ditinjau, dengan fokus pada penguatan lembaga-lembaga dasar, sedangkan publikasi di negara-negara maju lebih banyak mengkaji faktor-faktor kelembagaan yang lebih spesifik yang mengindikasikan kerangka kelembagaan yang matang. (b) Studi mengenai aspek kelembagaan dalam pelaksanaan PPP telah dilakukan di berbagai konteks sektoral, dengan menerapkan beragam metode dan teori. (c) Literatur menunjukkan bahwa baik lembaga formal maupun informal memengaruhi pelaksanaan PPP pada dimensi proyek dan kebijakan. (d) Terdapat perbedaan dalam peran lembaga antara negara maju dan negara berkembang. (e) Peluang penelitian di masa depan masih terbuka, termasuk perspektif teoretis untuk menjelaskan bagaimana institusi memengaruhi pelaksanaan PPP, mengkaji berbagai konteks, khususnya di sektor infrastruktur sosial, serta mengeksplorasi institusi informal yang belum diteliti secara mendalam.

Institutional factors are critical to the effective implementation of Public-Private Partnerships (PPPs). However, these factors have received less attention compared to technical and financial factors. This article presents a systematic literature review (SLR) to analyze institutional factors, both formal and informal, in PPP implementation performance across project and policy dimensions. It also compares differences between developed and developing countries. Through a structured screening process, 58 articles published between 2012 and 2024 were selected as the basis for the review. A synthesis of these empirical and theoretical studies identifies that: (a) Publications on institutional issues in developing countries dominate the reviewed literature, focusing on strengthening foundational institutions, whereas those in developed countries examine more specific institutional factors indicative of mature institutional frameworks. (b) Studies on institutional aspects in PPP implementation have been conducted across various sectoral contexts, applying diverse methods and theories. (c) The literature indicates that both formal and informal institutions influence PPP implementation at the project and policy dimensions. (d) There are differences in the role of institutions between developed and developing countries. (e) Future research opportunities remain open, including theoretical perspectives to explain how institutions influence PPP implementation, examining various contexts, particularly in the social infrastructure sector and exploring informal institutions, which have not yet been extensively studied.

Kata Kunci : Public-Private Partnership, formal institutions, informal institutions, SLR

  1. S2-2026-538809-abstract.pdf  
  2. S2-2026-538809-bibliography.pdf  
  3. S2-2026-538809-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2026-538809-title.pdf