Laporkan Masalah

Keanekaragaman Jenis Burung di Pulau Nusakambangan Bagian Barat, Cilacap, Jawa Barat

Monica Cicilia Romana Siregar, Drs. Bambang Agus Suripto, M.S., M.Sc.

2004 | Skripsi | S1 BIOLOGI

Intisari Pulau Nusakambangan bagian barat yang bertipe hutan hujan tropis memiliki potensi sebagai habitat perlindungan berbagai jenis burung, termasuk burung endemik dan langka. Aktivitas manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap kelestarian hutan telah menyebabkan perubahan kompleksitas struktur vegetasi, sehingga memengaruhi keanekaragaman burung di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan membandingkan keanekaragaman jenis burung pada area dengan pembukaan hutan berintensitas kecil akibat penebangan liar dan area dengan pembukaan berintensitas besar (clearing area). Penelitian dilakukan selama enam hari di tiap lokasi pada 26–31 Mei dan 17–22 Juli 2004 dengan metode Point Count (Bibby et al., 1992) pada 30 titik pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 93 jenis burung dari 29 familia dan 10 ordo, termasuk 17 jenis endemik Indonesia. Area dengan pembukaan kecil memiliki keanekaragaman lebih tinggi dibandingkan area dengan pembukaan besar. Namun, berdasarkan tipe makan burung (guild), area dengan pembukaan besar memiliki variasi guild lebih banyak. Keanekaragaman burung di Pulau Nusakambangan bagian barat dipengaruhi oleh kompleksitas struktur vegetasi. Kata kunci: keanekaragaman burung, endemik, vegetasi, Nusakambangan.

Abstract The western part of Nusakambangan Island, characterized by tropical rain forest, serves as a potential shelter for various bird species, including scarce and endemic ones. Human activities that disregard forest conservation have altered vegetation structure complexity, affecting bird diversity. This study aims to compare bird diversity between areas with small-scale forest openings due to illegal logging and areas with large-scale openings (clearing area). The research was conducted for six days at each site on May 26–31 and July 17–22, 2004, using the Point Count method (Bibby et al., 1992) at 30 observation points. Results revealed 93 bird species belonging to 29 families and 10 orders, including 17 endemic species of Indonesia. Areas with small-scale openings showed higher diversity compared to large-scale openings. However, based on bird feeding guilds, large-scale openings contained more guild types. Bird diversity in western Nusakambangan is influenced by vegetation structure complexity. Keywords: bird diversity, endemic species, vegetation, Nusakambangan.

Kata Kunci : keanekaragaman burung, endemik, vegetasi, Nusakambangan

  1. S1-2004-123287-abstract.pdf  
  2. S1-2004-123287-bibliography.pdf  
  3. S1-2004-123287-conclusion.pdf  
  4. S1-2004-123287-introduction.pdf  
  5. S1-2004-123287-tableofcontent.pdf  
  6. S1-2004-123287-title.pdf