Aplikasi SIG untuk analisis kesesuaian lahan lokasi sentra industri di kabupaten Klaten
Wimpi Tri Ambardhi, Barandi Sapta Widartono, S.Si., M.Sc.
2008 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SVLahan merupakan sumberdaya yang sangat penting, karena manusia selalu memanfaatkan lahan dalam semua aktifitasnya. Pemanfaatan lahan terus meningkat seiring dengan laju pembangunan dan pertumbuhan penduduk, terutama untuk memenuhi kelangsungan kebutuhan hidup. Sementara di sisi lain ketersediaan lahan untuk kesesuaiannya relatif tetap. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan teknologi SIG dalam menentukan kelas kesesuaian lahan untuk lokasi Sentra Industri. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Klaten. Dalam menentukan kelas, kesesuaian lahan untuk lokasi Sentra Industri digunakan metode pengharkatan berjenjang tertimbang. Setiap input peta yang telah diberi harkat dikalikan dengan faktor penimbang, Penentuan prioritas pengembangan lahan lokasi sentraindustri diperoleh dari overlay. Dihasilkan Peta Kesesuaian Lahan untuk lokasi sentraindustri dengan keutamaan lahan yang diperoleh dari analisis kawasan lahan sesuai dengan kriteria kawasan yang sesuai dengan lahan untuk lokasi sentraindustri. Datanya adalah Peta Kemiringan Lereng, peta Kerawanan Bencana Erosi, peta Bentuklahan, peta Tanah, peta Penggunaan Lahan, peta Hidrogeologi sedangkan peta Aksesibilitas Jalan diperoleh dari proses buffer jalan yang diperoleh dari Peta digital jaringan jalan raya dengan bantuan software ArcView data-data parameter penyusunan kesesuaian lahan lokasi Sentra Industri ini semuanya diperoleh dari BAPPEDA, kecuali peta Persebaran Sentra Industri Enam Komoditas Keunggulan kabupaten Klaten diperoleh dari Dinas Perindagkop kabupaten Klaten. Kesesuaian lahan Sentra Industri Kabupaten Klaten terdapat 3 kelas yaitu sangat sesuai seluas 2207,739 Ha, tersebar merata di kecamatan Jatinom dan sebagian daerah perbukitan di kecamatan Bayat, Ceper, Karangdowo, Klaten Tengah, Pedan, Karanganom, Polanharjo dan sebagian kecil di kecamatan prambanan Manisrenggo, Jogonalan. Pada kelas sesuai seluas 6575,.148 Ha, hampir di seluruh wilayah kecamatan Cawas, Wedi, Gantiwarno, Juwiring, Wonosari, Tulung. Kebonarum, Karangnongko. Wilayah yang tidak sesuai berada di sebagian besar wilayah kecamatan Kemalang luas lahan 1872,261 Ha, karena didaerah tersebut merupakan daerah gunung api yang masih aktif. Analisi penelitian dengan membandingkan peta persebaran sentraindustri dengan peta kesesuaian lahan sentraindustri.
-
Kata Kunci : Sistem informasi geografi,SIG,analisis kesesuaian lahan, sentra industri