Laporkan Masalah

Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup dan Status Gizi Pasien Tuberkulosis

Anis Prabowo, Dr. Toto Sudargo, M.Kes; dr. Rina Triasih, M.Med (Paed), Sp.AK.,Ph.D

2026 | Disertasi | S3 Kedokteran Umum

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) tetap menjadi tantangan kesehatan global utama, yang secara signifikan mengganggu kualitas hidup (quality of life/QoL) dan status gizi pasien. Meskipun dukungan sosial sangat penting untuk pemulihan, dampak spesifik dari dukungan sebaya dari penyintas TB masih kurang dieksplorasi. 

Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial yang diberikan oleh penyintas TB terhadap QoL dan status gizi pasien yang menjalani pengobatan TB. 

Metode Penelitian: Desain kuasi-eksperimental dengan kelompok kontrol non-ekuivalen dan pengukuran pretest-posttest. Tujuh puluh enam pasien TB paru di Kota Surakarta antara April 2023 dan Desember 2023 dibagi menjadi kelompok intervensi (menerima bimbingan bulanan dari penyintas TB terlatih) dan kelompok kontrol (menerima perawatan standar). QoL dinilai menggunakan kuesioner SF-36, dan status gizi diukur menggunakan berat badan dan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada awal, bulan ke-2, dan bulan ke-6. 

Hasil: Kelompok intervensi menunjukkan peningkatan yang signifikan lebih besar dalam QoL secara keseluruhan dibandingkan dengan kelompok kontrol (skor rata-rata: 80,72 vs. 71,43, p < 0>

Kesimpulan: Dukungan sosial oleh penyintas TB terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas hidup dan status gizi pasien TB.


Background: Tuberculosis (TB) remains a major global health challenge, significantly impairing patients' quality of life (QoL) and nutritional status. While social support is crucial for recovery, the specific impact of peer support from TB survivors remains underexplored. 
Objective: This study aims to analyze the effect of social support provided by TB survivors on the QoL and nutritional status of patients undergoing TB treatment. 
Method: A quasi-experimental design with a non-equivalent control group and pretest-posttest measures was employed. Seventy-six pulmonary TB patients in Surakarta between April 2023 and December 2023 were divided into an intervention group (receiving monthly mentoring from trained TB survivors) and a control group (receiving standard care). QoL was assessed using the SF-36 questionnaire, and nutritional status was measured using body weight and Body Mass Index (BMI) at baseline, month 2, and month 6. 
Result: The intervention group demonstrated significantly greater improvement in overall QoL compared to the control group (mean score: 80.72 vs. 71.43, p < 0>
Conclusion: Social support by TB survivors has been shown to be effective in improving the quality of life and nutritional status of TB patients.

Kata Kunci : Kualitas hidup, Dukungan sosial, Status gizi, Tuberkulosis, Pasien TB/ Quality of life, Social support, Nutritional Status, Tuberculosis, TB patients

  1. S3-2026-450212-abstract.pdf  
  2. S3-2026-450212-bibliography.pdf  
  3. S3-2026-450212-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2026-450212-title.pdf