Laporkan Masalah

Aplikasi penginderaan jauh dan sistem informasi geografi untuk pemetaan kualitas lingkungan permukiman dan kaitannya dengan tingkat pendapatan keluarga di desa Condong Catur Depok Sleman Yogyakarta

Siti Rokhyani, Barandi Sapta Widartono, S.Si., M.Sc.

2008 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SV

Penelitian ini berjudul "Aplikasi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi untuk Pemetaan Kualitas Lingkungan Permukiman dan Kaitannya dengan Tingkat Pendapatan Keluarga di Desa Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan Citra Quickbird dalam menyadap informasi parameter yang digunakan untuk menilai kualitas lingkungan permukiman dan untuk mengetahui hubungan antara kualitas lingkungan permukiman dengan tingkat pendapatan di Desa Condong Catur. Penentuan kualitas lingkungan permukiman dapat diketahui dari data yang disadap dari interpretasi Citra Quickbird dan kerja lapangan, sedangkan rata-rata tingkat pendapatan diperoleh juga dari kerja lapangan. Kualitas lingkungan permukiman Desa Condong Catur yang diperoleh dari parameter-parameter yang dapat disadap dari Citra Quickbird meliputi Kepadatan Permukiman, Tata Letak Permukiman, Kondisi Jalan Masuk, Lebar Jalan Masuk, Pohon Pelindung, Lokasi Permukiman. Penilaian kualitas lingkungan permukiman juga dapat ditentukan dari parameter yang disadap dari lapangan meliputi Sanitasi, Banjir, Air Minum, Saluran Air Hujan, Tempat Pembuangan Sampah, Saluran Air Limbah yang tidak dapat diinterpretasi dengan menggunakan citra Quickbird. Kerja lapangan juga dilakukan untuk memperoleh data tingkat pendapatan yang mana terlebih dahulu menentukan titik sampel dengan menggunakan metode Stratified Random Sampling. Hasil yang didapatkan adalah Peta Kualitas Lingkungan Permukiman dengan skala 1: 25.000. Peta tersebut dibagi menjadi 3 kelas lingkungan permukiman yaitu (1) kualitas baik dengan luas area 52 ha dengan besar prosentase 9% (2) kualitas sedang dengan luas arca 442 ha dengan besar prosentase 81% dan (3) kualitas buruk dengan luas area 54 ha dengan prosentase 10%. Dapat diketahui bahwa terdapat hubungan spasial antara kualitas lingkungan permukiman dengan tingkat pendapatan yaitu dengan dihasilkannya nilai Koeffisien Kontingensi (Coefficient Contingency) dengan nilai sebesar 0,40. Nilai koefisien tersebut membuktikan bahwa tingkat pendapatan keluarga memiliki korelasi yang kuat dalam menentukan kualitas dari rumah mukim.

-

Kata Kunci : Penginderaan jauh, sistem informasi geografis,kualitas lingkungan permukiman

  1. TA-2008-182187-abstract.pdf  
  2. TA-2008-182187-tableofcontent.pdf  
  3. TA-2008-182187-title.pdf