Laporkan Masalah

Analisis Wacana :: Polemik Teks "Menyegarkan Kembali Pemahaman Islam" di Koran KOMPAS 18 November - 13 Desember 2002

SETYOBUDI, Imam, Dr. P.M. Laksono, MA

2005 | Tesis | S2 Antropologi

Penelitian ini membahas polemik yang dipicu teks Menyegarkan Kembali Pemahaman Islam di rubrik Opini koran Kompas, 18 November 2002. Saya menggunakan paradigma analisis wacana Michel Foucault dalam rangka membongkar polemik itu untuk membuktikan apakah lahir sejarah teks ataukah tidak. Polemik yang berlangsung di dalam ruang publik rubrik Opini mengarahkan penyelidikkan untuk membongkar posisi medianya juga. Persoalan ini terkait dengan kasus yang diteliti bukan berada di lokasi yang memiliki batas-batas geografis dan batas-batas komunitas jelas. Fenomena sosial-budaya yang diteliti telah dikonstruksikan dan dimediasikan terlebih dahulu oleh media massa. Saya menghadapi fenomena sosial-budaya yang berlapislapis atas dasar kuasa media yang sudah mengkonstruksikan adanya konfrontasi dan memungkinkan teks MKPI hadir. Tahap selanjutnya saya membongkar kearsipan dari teks MKPI dan dua teks yang kontra dengannya (teks Agama Islam Beku, Akal Terus Berkembang dan teks Islam Substantif adalah Tegaknya Syariat Islam). Hasil penelitian memperlihatkan adanya kontradiksi pemahaman terhadap Alquran dan sunah. Kontradiksi yang disebabkan cara memahami Alquran dan sunah secara literal di satu sisi, dan di sisi lain secara non literal. Adanya dualisme ini yang memungkinkan media massa mengkonstruksi adanya konfrontasi tadi.

This research on a polemic due to an article Menyegarkan Kembali Pemahaman Islam on the rubric of Opini in Kompas of November 18th 2002. I apply Michel Foucault’s discourse analysis model to deconstruct so that its historical state reveals itself. Since the polemic takes place in the opinion rubric, the deconstruction will touch upon the position of the mass media too. Thus the research will deal mostly with the mass media space rather than with geographical sites. The subject of this study has been constructed and mediated by the mass media. I encounter therefore a fiction of socio cultural phenomena which has been reproduced by the power of mass media. We deconstruct the archives of MKPI texts and their two counter text. We find that there is a contradiction in the interpretation of Alquran and Sunah. The contradiction is due to the different way of interpreting Alquran and Sunah, one is literary and the other is non literary. The mass media constructs a contested a space based on a simple dualism. The creation of the polemic has nothing to do with a substantial issue of religious value except for business reason.

Kata Kunci : Analisis Wacana,Polemik Teks,Surat Kabar Kompas, Discourse Analysis – Polemic – Text

  1. S2-PAS-2005-ImamSetyobudi-abstract.pdf  
  2. S2-PAS-2005-ImamSetyobudi-bibliography.pdf  
  3. S2-PAS-2005-ImamSetyobudi-tableofcontent.pdf  
  4. S2-PAS-2005-ImamSetyobudi-title.pdf