Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Sikap Mahasiswa Kesehatan terhadap Anak Penyandang Disabilitas
Eksa Yosiva Syahban, Azam David Saifullah, S.Kep., Ns., M.Sc., Ph.D.; Sri Hartini, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D.
2026 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Latar Belakang: Anak penyandang disabilitas merupakan kelompok rentan yang membutuhkan frekuensi layanan kesehatan lebih tinggi dibandingkan anak pada umumnya. Sikap tenaga kesehatan berperan penting dalam pemberian layanan yang inklusif. Namun, penelitian mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan sikap mahasiswa kesehatan terhadap anak penyandang disabilitas masih terbatas di Indonesia.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan sikap mahasiswa kesehatan terhadap anak penyandang disabilitas.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 95 mahasiswa sarjana kesehatan yang dipilih melalui kombinasi stratifikasi dan consecutive sampling di tiga program studi FK-KMK UGM. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner data demografi dan Attitudes to Disability Scale (ADS). Analisis data dilakukan dengan uji independent t-test, Mann-Whitney, one-way ANOVA, dan Kruskal-Wallis.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna skor sikap mahasiswa kesehatan terhadap anak penyandang disabilitas berdasarkan paparan informasi (p = 0,039). Mahasiswa yang pernah terpapar informasi terkait anak penyandang disabilitas menunjukkan sikap yang lebih positif dengan mean skor 53,51 (SD = 7,36) dibandingkan mahasiswa yang tidak pernah terpapar, yaitu 50,50 (SD = 6,23). Sedangkan, faktor yang tidak berhubungan dengan sikap mahasiswa kesehatan terhadap anak penyandang disabilitas adalah jenis kelamin, tahun angkatan, program studi, pengalaman interaksi, dan anggota keluarga dengan anak penyandang disabilitas.
Kesimpulan: Faktor yang berhubungan dengan sikap mahasiswa kesehatan terhadap anak penyandang disabilitas adalah paparan informasi. Sedangkan, faktor yang tidak berhubungan adalah jenis kelamin, tahun angkatan, program studi, pengalaman interaksi, dan anggota keluarga dengan anak penyandang disabilitas.
Background: Children with disabilities are a vulnerable group who require more frequent healthcare services than children in general. The attitudes of healthcare professionals play a key role in the provision of inclusive services. However, research into the factors associated with healthcare students' attitudes towards children with disabilities remains limited in Indonesia.
Objective: The aim of this study is to identify the factors associated with healthcare students' attitudes towards children with disabilities.
Methods: This study is a quantitative study with a cross-sectional design. The study sample comprised 95 undergraduate health science students selected through a combination of stratified and consecutive sampling across three study programmes at the Faculty of Medicine, Public Health and Nursing, Universitas Gadjah Mada. The instruments used were a demographic questionnaire and the Attitudes to Disability Scale (ADS). Data analysis was carried out using the independent t-test, the Mann-Whitney test, one-way ANOVA and the Kruskal-Wallis test.
Results: The results of the study indicate that there is a significant difference in the attitude scores of healthcare students towards children with disabilities based on their exposure to information (p = 0.039). Students who had been exposed to information relating to children with disabilities demonstrated a more positive attitude, with a mean score of 53.51 (SD = 7.36), compared with students who had never been exposed, whose mean score was 50.50 (SD = 6.23). Meanwhile, the factors not associated with healthcare students' attitudes towards children with disabilities were gender, year of enrolment, study programme, experience of interaction, and having a family member who is a child with a disability.
Conclusion: The factor associated with healthcare students' attitudes towards children with disabilities is exposure to information. Meanwhile, the factors not associated with these attitudes are gender, year of enrolment, study programme, experience of interaction, and having a family member who is a child with a disability.
Kata Kunci : sikap, mahasiswa kesehatan, anak penyandang disabilitas, Attitudes to Disability Scale